SATELITNEWS.COM, LEBAK—Warga Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang mengambang di aliran Sungai Ciujung, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 08.40 WIB.
Jasad pria yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan di Kampung Kosa, Desa Kolelet Wetan. Penemuan bermula saat seorang warga tengah memancing di sekitar lokasi sungai pada pagi hari.
Kanit Reskrim Polsek Rangkasbitung, Ipda Herman membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menjelaskan, saksi awalnya mencium bau tidak sedap saat sedang memancing.
“Karena penasaran dengan sumber bau tersebut, saksi kemudian menelusuri ke arah pinggir sungai. Di sana ia melihat sesosok mayat dalam kondisi tengkurap terapung dan tersangkut di ranting bambu serta kayu,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Temuan itu sontak membuat saksi panik. Ia segera memberitahukan warga sekitar dan melaporkannya kepada kepala desa setempat. Tak lama kemudian, laporan diteruskan melalui layanan 110 piket Polres Lebak dan pihak kepolisian setempat. Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan proses evakuasi. Proses pengangkatan jenazah dari aliran sungai sempat menjadi perhatian warga yang berdatangan ke lokasi.
Berdasarkan keterangan sementara, korban diketahui mengenakan celana panjang berwarna merah dan kaos merah. Namun, tidak ditemukan identitas diri pada tubuh korban saat dilakukan pemeriksaan awal. Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Adjidarmo Rangkasbitung guna dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut, termasuk upaya identifikasi.
Baca Juga: Warga Bogor Tewas Tergantung di Tambang Pasir Lebak
Herman menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya. Polisi juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan masyarakat sekitar untuk menggali informasi kemungkinan adanya warga yang dilaporkan hilang. “Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat untuk proses pencocokan data,” pungkasnya.
Peristiwa ini sempat menjadi perbincangan warga setempat, mengingat lokasi penemuan berada tidak jauh dari permukiman dan area yang kerap digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari. Polisi memastikan penanganan kasus tersebut masih terus berjalan. (mulyana)
























