SATELITNEWS.COM, SERANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Serang, mengeluarkan kebijakan baru dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), di setiap satuan sekolah selama bulan Ramadan yang terfokus pada penguatan karakter anak didik.
Penguatan karakter itu meliputi, peningkatan iman, takwa, serta akhlak mulia melalui aktivitas positif seperti tadarus Alquran, pesantren kilat, hingga kajian keislaman bagi siswa muslim dan bimbingan kerohanian bagi non muslim.
“Itu bisa diterapkan, sejak mulai aktivitas sekolah tanggal 23 Februari hingga 13 Maret 2026,” kata Kepala Disdikbud Kota Serang Ahmad Nuri, Selasa (24/2/2026).
Menurut Nuri, kebijakan itu diambil untuk memanfaatkan momentum bulan Ramadan, agar dapat membentuk kepribadian para peserta didik yang berkarakter agama kuat. Oleh karena itu, setiap sekolah wajib melaksanakan hal tersebut.
“Itu yang kita harapkan,” pungkasnya.
Untuk mendukung kegiatan itu, durasi jam pelajaran dilakukan penyesuaian. Selama periode itu, proses belajar untuk jenjang SD dimulai pukul 07.30 WIB dengan durasi 25 menit per jam pelajaran. Sedangkan untuk jenjang SMP, pembelajaran juga dimulai pukul 07.30 WIB dengan durasi 30 menit per jam pelajaran.
Baca Juga: Redam Perselisihan, Disdikbud Kota Serang Bentuk Forum Guru P3K Paruh Waktu
“Untuk jenjang PAUD, proses pembelajaran ditetapkan berdurasi 150 menit dalam satu hari,” tambahnya.
Terpisah, Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia mengatakan, bulan Ramadhan merupakan momen yang tepat bagi para siswa untuk melatih kedisiplinan, pengendalian diri, serta memperkuat karakter diri yang islami.
“Ramadhan bukan hanya soal ibadah, tetapi juga latihan membangun karakter. Ini menjadi momentum bagi siswa untuk melatih konsistensi dan tanggung jawab,” ujarnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, Agis menekankan pentingnya motivasi internal dan menetapkan target hidup yang jelas sejak dini. Sebab motivasi paling kuat adalah dari diri sendiri. “Kalau itu sudah ada, maka siswa akan lebih percaya diri dalam mencapai tujuan,” pungkasnya.
Untuk itu, Agis mengajak para siswa di Kota Serang untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan zaman yang semakin kompetitif dan dinamis, terutama di era perkembangan teknologi dan informasi yang cepat.
Kesiapan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh mental, motivasi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
Baca Juga: Persiapan O2SN, OSN dan FLS3N, Dispendbud Kota Serang Mulai Lakukan Seleksi
“Para siswa harus mulai menyiapkan diri dari sekarang. Tantangan ke depan tidak mudah, sehingga perlu kesiapan mental, keterampilan, serta semangat belajar yang kuat,” tegasnya. (luthfi)
























