SATELITNEWS.COM, TANGERANG— VfB Stuttgart mengantongi bekal positif saat menjamu Celtic FC dalam leg kedua playoff fase gugur UEFA Europa League di MHPArena, Jumat (27/2/2026) pukul 00.45 WIB. Kemenangan telak 4-1 pada leg pertama di Skotlandia membuat Die Roten datang dengan kepercayaan diri tinggi.
Sebaliknya, hasil tersebut membuat Celtic menghadapi misi hampir mustahil untuk membalikkan defisit tiga gol demi menjaga asa di kompetisi Eropa musim ini.
Perjalanan Stuttgart di fase liga Liga Europa sempat tersendat. Mereka kalah dalam dua dari tiga laga awal, meski membuka kampanye dengan kemenangan tipis 2-1 atas Celta Vigo. Namun, performa tim asuhan Sebastian Hoeness melonjak drastis di paruh akhir fase liga.
Empat kemenangan dari lima laga terakhir membuat Stuttgart finis di peringkat ke-11, hanya terpaut satu poin dari zona delapan besar yang memberikan tiket otomatis ke babak 16 besar.
Dalam undian playoff, Stuttgart dipertemukan dengan Celtic. Menjelang laga leg pertama, performa mereka sedang menanjak dengan lima kemenangan dari enam pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Bertandang ke Celtic Park, Stuttgart tampil impresif dan mencetak empat gol melalui Tiago Tomas, Jamie Leweling, serta dua gol dari Bilal El Khannouss. Kemenangan besar tersebut menempatkan wakil Jerman di posisi sangat menguntungkan.
Apalagi, mereka kini kembali ke kandang sendiri, di mana Stuttgart tidak terkalahkan sejak awal Desember 2025. Lima kemenangan dan dua hasil imbang dari tujuh laga terakhir di MHPArena menjadi respons positif setelah sempat dipermalukan Bayern Munchen 0-5 pada Desember lalu.
Sebaliknya, Celtic datang dengan beban berat. Kekalahan 1-4 di leg pertama diikuti hasil minor lainnya di kompetisi domestik.
Secara keseluruhan, performa Celtic musim ini terbilang inkonsisten. Namun, sempat ada angin segar ketika Martin O’Neill kembali menukangi tim untuk kedua kalinya musim ini pada Januari, menggantikan Wilfried Nancy.
O’Neill sempat membawa kebangkitan dengan delapan kemenangan dan dua hasil imbang dari 10 laga awalnya, termasuk memastikan Celtic lolos ke fase gugur Liga Europa serta bersaing dalam perebutan gelar Liga Skotlandia. Akan tetapi, kekalahan telak dari Stuttgart menjadi titik balik negatif.
Akhir pekan lalu, mereka kembali kalah 1-2 dari Hibernian akibat gol menit ke-87. Kekalahan itu membuat Celtic tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Hearts.
Kini, Celtic dituntut membalikkan defisit tiga gol di Jerman, tugas berat mengingat mereka hanya meraih satu kemenangan tandang di kompetisi Eropa musim ini, meski sempat mencatat lima laga tandang tanpa kekalahan sebelum duel ini.
Pelatih VfB Stuttgart, Sebastian Hoeness menegaskan skuadnya tidak ingin lengah pada laga leg kedua melawan Celtic. “Kami ingin memastikan semuanya pekan depan dan melaju ke babak berikutnya.
Akan tetapi, saat ini kami tidak akan membuat kesalahan dengan berpikir bahwa semuanya sudah selesai,” ujar Hoeness dikutip dari laman resmi klub.
Hoeness memastikan timnya akan bersiap dengan baik dan menurunkan skuad terkuat untuk mempertahankan keunggulan dan lolos ke 16 besar. Dia ingin para pemainnya minimal memperlihatkan performa seperti pada leg pertama dengan memahami tugas dengan baik dan berkonsentrasi penuh sepanjang pertandingan. “Kami pun memperlihatkan efektivitas. Itu adalah kemenangan tandang yang layak,” tutur Hoeness. (dm)
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
VFB STUTTGART (4-2-3-1): Nubel; Assignon, Jacquez, Jeltsch, Mittelstadt; Karazor, Andres; El Khannouss, Undav, Fuhrich; Demirovic
Pelatih: Sebastian Hoeness
GLASGOW CELTIC (4-5-1): Schmeichel; Araujo, Trusty, Scales, Tierney; McGregor, Bernardo; Maeda, Nygren, Tounekti; Cvancara
Pelatih: Martin O’Neill