SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Jalan Pelita Raya Blok D Nomor 9, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Dua pelaku nekat menodongkan pistol dan melepaskan tembakan ke udara saat aksinya dipergoki pemilik motor. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.51 WIB, menjelang waktu maghrib pada Rabu (25/2/2026).
Pemilik motor, Mulyono, mengatakan saat kejadian kondisi lingkungan sedang ramai karena aktivitas bongkar muat barang di gudang miliknya. “Lagi banyak mobil parkir karena aktivitas muat barang. Motor ada tiga parkir di situ. Tiba-tiba anak saya lihat motor didorong-dorong. Pas dicek, kuncinya sudah dirusak pakai kunci T,” ujar Mulyono kepada wartawan, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya, dua pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat hitam. Salah satu pelaku berusaha menyalakan motor curian, namun mesin tak kunjung hidup karena kunci sudah dalam kondisi rusak. “Karena nggak hidup, akhirnya didorong. Anak saya curiga terus teriak ‘maling!’. Motornya langsung dibanting di depan mobil, terus mereka kabur,” katanya.
Saat hendak melarikan diri, salah satu pelaku yang dibonceng mengeluarkan pistol dan melepaskan tembakan ke udara. “Dua kali tembak di depan rumah, terus di ujung sana sekali. Nembaknya ke atas, bukan ke warga,” ungkap Mulyono.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun motor milik korban mengalami kerusakan pada bagian kunci dan mika depan pecah akibat dibanting pelaku. “Kalau motornya sempat hidup, mungkin sudah hilang. Sekarang motornya ada di rumah, cuma kuncinya rusak dan mika depan pecah,” jelasnya.
Mulyono menyebut aksi curanmor di wilayah tersebut bukan kali pertama terjadi. Ia bahkan mengaku sudah dua kali menjadi korban. “Sering di sini. Saya sudah dua kali. Yang sebelumnya juga pakai senjata, kabur ke arah RW 02 sambil buang tembakan,” katanya.
Baca Juga: Pura-pura Hendak Salat, Pelaku Curanmor Beraksi di Area Masjid di Wilayah Larangan
Kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Mulyono mengatakan aparat Polsek setempat, termasuk Kapolsek, sempat mendatangi lokasi pada malam hari usai kejadian. Hingga kini, kedua pelaku belum berhasil ditangkap. Korban berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli di wilayah tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang. “Harapannya ya supaya sering ada patroli. Biar aman, karena di sini sering sekali kejadian,” pungkasnya. (ari)
























