Minggu, 5 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Hidupkan 9 Ramadhan sebagai Momentum Spiritual Kemerdekaan RI, Dzikir Kebangsaan Digelar di Tugu Proklamasi

Oleh Deddy Maqsudi
Jumat, 27 Feb 2026 14:44 WIB
Rubrik Nasional
Hidupkan 9 Ramadhan sebagai Momentum Spiritual Kemerdekaan RI, Dzikir Kebangsaan Digelar di Tugu Proklamasi

HORMAT: Keluarga Besar Thoriqoh Qoodiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN) Suryalaya Sirnarasa telah menyelenggarakan kegiatan “Dzikir & Do’a Bersama Pengajian Anti Gempa – Manaqib Syekh Abdul Qadir al-Jailani” di kawasan bersejarah Tugu Proklamasi, Jakarta, pada Jumat 27 Februari 2026. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia selama ini lebih dikenal dan dirayakan dalam kalender Masehi setiap 17 Agustus. Namun secara historis, Proklamasi Kemerdekaan 1945 juga bertepatan dengan 9 Ramadhan 1367 Hijriyah, sebuah momentum yang menyimpan dimensi spiritual yang kuat, tetapi belum sepenuhnya dihidupkan dalam kesadaran kolektif umat Islam Indonesia.

Berangkat dari kesadaran tersebut, Keluarga Besar Thoriqoh Qoodiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN) Suryalaya Sirnarasa telah menyelenggarakan kegiatan “Dzikir & Do’a Bersama Pengajian Anti Gempa – Manaqib Syekh Abdul Qadir al-Jailani” di kawasan bersejarah Tugu Proklamasi, Jakarta, pada Jumat 27 Februari 2026.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Mursyid TQN Suryalaya Sirnarasa Syeikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul (Abah Aos) ini mengusung tema: “Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Indonesia: Untuk Kejayaan Agama & Negara serta Peradaban Dunia.”

Lebih dari sekadar agenda keagamaan, kegiatan yang dihadiri ribuan Ikhwan tarekat dari berbagai daerah ini dirancang sebagai ruang refleksi kebangsaan yang menghubungkan kembali sejarah kemerdekaan Indonesia dengan akar spiritualitasnya.

 

Mengembalikan Dimensi Spiritual Kemerdekaan

Baca Juga: Ramadhan, Legitimasi Spiritual & Sosial

Ketua Panitia Pengarah kegiatan, K.H. Budi Rahman Hakim, M.S.W., Ph.D, menegaskan bahwa narasi kemerdekaan Indonesia selama ini cenderung direduksi pada aspek politik dan perjuangan fisik, sementara dimensi spiritualnya belum mendapatkan tempat yang memadai dalam ruang publik.

“Proklamasi kemerdekaan tidak lahir dalam ruang kosong. Ia hadir dalam suasana Ramadhan, di tengah praktik ibadah, doa, dan dzikir. Ini menunjukkan bahwa kemerdekaan Indonesia memiliki fondasi spiritual yang kuat,” ujarnya.

BeritaTerbaru

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Selasa, 30 Jun 2026 14:57 WIB
El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

Senin, 29 Jun 2026 16:22 WIB
Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Senin, 29 Jun 2026 16:20 WIB
Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Minggu, 28 Jun 2026 14:17 WIB

Menurutnya, menghidupkan kembali 9 Ramadhan bukan sekadar menambah kalender peringatan, tetapi merupakan upaya merekonstruksi ingatan kolektif bangsa agar tidak tercerabut dari akar nilai-nilai keimanan, pengorbanan, dan persatuan.

Dalam konteks ini, 17 Agustus dan 9 Ramadhan bukanlah dua momentum yang saling menggantikan, melainkan dua lapisan yang saling melengkapi: satu bersifat kenegaraan, yang lain bersifat spiritual.

 

Dzikir sebagai Energi Sosial dan Ketahanan Bangsa

Baca Juga: Ramadan Penuh Berkah, Vivere Hotel Artotel Curated Hadirkan Menu Buka Puasa dengan Rasa Istimewa

Rangkaian kegiatan akan dimulai sejak dini hari dengan khataman Al-Qur’an, shalat berjamaah, pembacaan manaqib, dzikir bersama, hingga khidmah ilmiah yang menghadirkan para ulama dan tokoh nasional.

Dalam perspektif penyelenggara, dzikir tidak ditempatkan semata sebagai praktik individual, tetapi sebagai energi sosial kolektif yang memiliki implikasi luas terhadap kehidupan berbangsa.

Dzikir dipahami sebagai mekanisme pembentukan kesadaran batin yang berdampak pada perilaku sosial—mendorong sikap rendah hati, solidaritas, empati, serta kemampuan menahan konflik. Dalam skala yang lebih luas, nilai-nilai ini berkontribusi pada penguatan kohesi sosial dan stabilitas nasional.

Kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam merespons berbagai tantangan kebangsaan, mulai dari krisis moral, polarisasi sosial, hingga melemahnya kepercayaan publik terhadap institusi.

 

Spiritualitas dan Nasionalisme dalam Satu Kerangka

Salah satu gagasan penting yang diperkenalkan dalam kegiatan ini adalah konsep Penghulu Pesantren Ketahanan Nasional (PPKN), yaitu model integratif yang menghubungkan spiritualitas tasawuf dengan agenda kebangsaan.

Konsep ini berangkat dari realitas historis bahwa pesantren dan tarekat tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai institusi sosial yang berperan dalam menjaga stabilitas masyarakat dan membentuk karakter bangsa.

Melalui pendekatan ini, spiritualitas tidak diposisikan sebagai wilayah privat semata, tetapi sebagai fondasi etik bagi kehidupan publik. Dalam kerangka tersebut, nilai-nilai tasawuf seperti keikhlasan, pengendalian diri, dan cinta kasih diterjemahkan ke dalam praktik sosial yang konkret.

Kegiatan ini juga mengangkat nilai-nilai 9 Pilar Peradaban Dunia, yang mencakup prinsip penghormatan, kasih sayang, anti-konflik, integritas moral, serta keseimbangan antara kehidupan lahir dan batin. Nilai-nilai ini diharapkan menjadi dasar dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkeadaban.

 

Mendorong Kesadaran Kolektif dan Tradisi Baru

Melalui kegiatan ini, panitia berharap lahir kesadaran baru di tengah masyarakat bahwa kemerdekaan Indonesia tidak hanya memiliki dimensi historis, tetapi juga dimensi spiritual yang perlu dirawat secara berkelanjutan.

Momentum 9 Ramadhan diharapkan dapat berkembang menjadi ruang refleksi kolektif tahunan yang memperkuat nilai kebangsaan, mempererat ukhuwah, serta membangun orientasi peradaban yang lebih berakar pada etika dan spiritualitas.

Dalam jangka panjang, inisiatif ini juga membuka kemungkinan lahirnya tradisi baru dalam kehidupan keagamaan dan kebangsaan Indonesia—sebuah praktik memperingati kemerdekaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga reflektif dan transformatif. (dm)

Tags: dzkir bersamakemerdekaanramadhanspiritual
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya
Nasional

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Selasa, 23 Jun 2026 17:36 WIB
Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung
Nasional

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
Prabowo: NU Tak Pernah Kalah
Nasional

Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Selasa, 23 Jun 2026 17:28 WIB
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun
Nasional

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB
Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan
Nasional

Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan

Senin, 22 Jun 2026 16:24 WIB
Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut
Nasional

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Minggu, 21 Jun 2026 13:12 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Ketua Komnas PA Kabupaten Serang, Kuratu Akyun. (ISTIMEWA)

Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Komnas PA Kabupaten Serang Butuh Dukungan Anggaran

Rabu, 1 Jul 2026 16:57 WIB
100 Personel Polres Metro Tangerang Kota Naik Pangkat

100 Personel Polres Metro Tangerang Kota Naik Pangkat

Kamis, 2 Jul 2026 17:04 WIB
Ikut Serta dalam Expo Apeksi, Pemkot Tangerang Ingin Perkuat Daya Saing UMKM Lokal

Ikut Serta dalam Expo Apeksi, Pemkot Tangerang Ingin Perkuat Daya Saing UMKM Lokal

Rabu, 1 Jul 2026 19:30 WIB
Eksepsi Richard Lee Ditolah Jaksa Penuntut Umum

Eksepsi Richard Lee Ditolah Jaksa Penuntut Umum

Kamis, 2 Jul 2026 13:40 WIB
LUKA - LUKA - Pelaku yang hendak membobol sebuah minimarket, babak belur dihakimi massa dan mengalami luka - luka cukup parah, dan dilarikan ke Pusat Pelayanan Kesehatan terdekat. (ISTIMEWA)

Diduga Hendak Bobol Toko, Seorang Pria Diamuk Masa di Kibin Kabupaten Serang

Senin, 29 Jun 2026 16:26 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.