Rabu, 20 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Hidupkan 9 Ramadhan sebagai Momentum Spiritual Kemerdekaan RI, Dzikir Kebangsaan Digelar di Tugu Proklamasi

Oleh Deddy Maqsudi
Jumat, 27 Feb 2026 14:44 WIB
Rubrik Nasional
Hidupkan 9 Ramadhan sebagai Momentum Spiritual Kemerdekaan RI, Dzikir Kebangsaan Digelar di Tugu Proklamasi

HORMAT: Keluarga Besar Thoriqoh Qoodiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN) Suryalaya Sirnarasa telah menyelenggarakan kegiatan “Dzikir & Do’a Bersama Pengajian Anti Gempa – Manaqib Syekh Abdul Qadir al-Jailani” di kawasan bersejarah Tugu Proklamasi, Jakarta, pada Jumat 27 Februari 2026. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia selama ini lebih dikenal dan dirayakan dalam kalender Masehi setiap 17 Agustus. Namun secara historis, Proklamasi Kemerdekaan 1945 juga bertepatan dengan 9 Ramadhan 1367 Hijriyah, sebuah momentum yang menyimpan dimensi spiritual yang kuat, tetapi belum sepenuhnya dihidupkan dalam kesadaran kolektif umat Islam Indonesia.

Berangkat dari kesadaran tersebut, Keluarga Besar Thoriqoh Qoodiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN) Suryalaya Sirnarasa telah menyelenggarakan kegiatan “Dzikir & Do’a Bersama Pengajian Anti Gempa – Manaqib Syekh Abdul Qadir al-Jailani” di kawasan bersejarah Tugu Proklamasi, Jakarta, pada Jumat 27 Februari 2026.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Mursyid TQN Suryalaya Sirnarasa Syeikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul (Abah Aos) ini mengusung tema: “Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Indonesia: Untuk Kejayaan Agama & Negara serta Peradaban Dunia.”

Lebih dari sekadar agenda keagamaan, kegiatan yang dihadiri ribuan Ikhwan tarekat dari berbagai daerah ini dirancang sebagai ruang refleksi kebangsaan yang menghubungkan kembali sejarah kemerdekaan Indonesia dengan akar spiritualitasnya.

 

Mengembalikan Dimensi Spiritual Kemerdekaan

BeritaTerbaru

Rupiah Terus Melemah, Purbaya: Gak Ada Masalah

Rupiah Terus Melemah, Purbaya: Gak Ada Masalah

Senin, 18 Mei 2026 16:34 WIB
Pesawat Tempur Rafale Hingga Rudal Meteor Resmi Diserahkan Kepada TNI-AU

Pesawat Tempur Rafale Hingga Rudal Meteor Resmi Diserahkan Kepada TNI-AU

Senin, 18 Mei 2026 13:32 WIB
Fokus Haji Geser ke Armuzna, Semua Jemaah Reguler Sudah di Makkah

Fokus Haji Geser ke Armuzna, Semua Jemaah Reguler Sudah di Makkah

Minggu, 17 Mei 2026 17:21 WIB
IMG_20260516_181130

Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Begal dengan Tembakan Terukur

Sabtu, 16 Mei 2026 18:16 WIB

Ketua Panitia Pengarah kegiatan, K.H. Budi Rahman Hakim, M.S.W., Ph.D, menegaskan bahwa narasi kemerdekaan Indonesia selama ini cenderung direduksi pada aspek politik dan perjuangan fisik, sementara dimensi spiritualnya belum mendapatkan tempat yang memadai dalam ruang publik.

“Proklamasi kemerdekaan tidak lahir dalam ruang kosong. Ia hadir dalam suasana Ramadhan, di tengah praktik ibadah, doa, dan dzikir. Ini menunjukkan bahwa kemerdekaan Indonesia memiliki fondasi spiritual yang kuat,” ujarnya.

Menurutnya, menghidupkan kembali 9 Ramadhan bukan sekadar menambah kalender peringatan, tetapi merupakan upaya merekonstruksi ingatan kolektif bangsa agar tidak tercerabut dari akar nilai-nilai keimanan, pengorbanan, dan persatuan.

Dalam konteks ini, 17 Agustus dan 9 Ramadhan bukanlah dua momentum yang saling menggantikan, melainkan dua lapisan yang saling melengkapi: satu bersifat kenegaraan, yang lain bersifat spiritual.

 

Dzikir sebagai Energi Sosial dan Ketahanan Bangsa

Rangkaian kegiatan akan dimulai sejak dini hari dengan khataman Al-Qur’an, shalat berjamaah, pembacaan manaqib, dzikir bersama, hingga khidmah ilmiah yang menghadirkan para ulama dan tokoh nasional.

Dalam perspektif penyelenggara, dzikir tidak ditempatkan semata sebagai praktik individual, tetapi sebagai energi sosial kolektif yang memiliki implikasi luas terhadap kehidupan berbangsa.

Dzikir dipahami sebagai mekanisme pembentukan kesadaran batin yang berdampak pada perilaku sosial—mendorong sikap rendah hati, solidaritas, empati, serta kemampuan menahan konflik. Dalam skala yang lebih luas, nilai-nilai ini berkontribusi pada penguatan kohesi sosial dan stabilitas nasional.

Kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam merespons berbagai tantangan kebangsaan, mulai dari krisis moral, polarisasi sosial, hingga melemahnya kepercayaan publik terhadap institusi.

 

Spiritualitas dan Nasionalisme dalam Satu Kerangka

Salah satu gagasan penting yang diperkenalkan dalam kegiatan ini adalah konsep Penghulu Pesantren Ketahanan Nasional (PPKN), yaitu model integratif yang menghubungkan spiritualitas tasawuf dengan agenda kebangsaan.

Konsep ini berangkat dari realitas historis bahwa pesantren dan tarekat tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai institusi sosial yang berperan dalam menjaga stabilitas masyarakat dan membentuk karakter bangsa.

Melalui pendekatan ini, spiritualitas tidak diposisikan sebagai wilayah privat semata, tetapi sebagai fondasi etik bagi kehidupan publik. Dalam kerangka tersebut, nilai-nilai tasawuf seperti keikhlasan, pengendalian diri, dan cinta kasih diterjemahkan ke dalam praktik sosial yang konkret.

Kegiatan ini juga mengangkat nilai-nilai 9 Pilar Peradaban Dunia, yang mencakup prinsip penghormatan, kasih sayang, anti-konflik, integritas moral, serta keseimbangan antara kehidupan lahir dan batin. Nilai-nilai ini diharapkan menjadi dasar dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkeadaban.

 

Mendorong Kesadaran Kolektif dan Tradisi Baru

Melalui kegiatan ini, panitia berharap lahir kesadaran baru di tengah masyarakat bahwa kemerdekaan Indonesia tidak hanya memiliki dimensi historis, tetapi juga dimensi spiritual yang perlu dirawat secara berkelanjutan.

Momentum 9 Ramadhan diharapkan dapat berkembang menjadi ruang refleksi kolektif tahunan yang memperkuat nilai kebangsaan, mempererat ukhuwah, serta membangun orientasi peradaban yang lebih berakar pada etika dan spiritualitas.

Dalam jangka panjang, inisiatif ini juga membuka kemungkinan lahirnya tradisi baru dalam kehidupan keagamaan dan kebangsaan Indonesia—sebuah praktik memperingati kemerdekaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga reflektif dan transformatif. (dm)

Tags: dzkir bersamakemerdekaanramadhanspiritual
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

IMG_20260516_141130
Nasional

WNA Diisolasi di RSPI, Pemerintah: Hantavirus Tak Mudah Menular

Sabtu, 16 Mei 2026 14:14 WIB
Target 226 Titik Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Tuntas Juli
Nasional

Prabowo Resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih Usai Hadiri Peresmian Museum Marsinah

Sabtu, 16 Mei 2026 11:21 WIB
Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun
Nasional

Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 08:19 WIB
Andrie Yunus Tolak Oditur Militer
Nasional

Andrie Yunus Tolak Oditur Militer

Selasa, 12 Mei 2026 20:12 WIB
Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG
Nasional

Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG

Selasa, 12 Mei 2026 20:09 WIB
Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari
Nasional

Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari

Sabtu, 9 Mei 2026 07:44 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Kapolda Banten Tanam 1.000 Pohon dan Resmikan Jembatan Presisi di Lebak

Kapolda Banten Tanam 1.000 Pohon dan Resmikan Jembatan Presisi di Lebak

Rabu, 20 Mei 2026 16:24 WIB
IMG_20260516_145243

Panen Jagung, Polri Dukung Upaya Penguatan Ketahanan Pangan

Sabtu, 16 Mei 2026 15:12 WIB
Barcode Biosolar Belum Terbit, Biaya Operasional Armada Sampah Lebak Membengkak

Barcode Biosolar Belum Terbit, Biaya BBM Truk Sampah Lebak Membengkak

Rabu, 20 Mei 2026 18:51 WIB
Parkir Liar "Merajalela" di Kawasan Taman Elektrik, Begini Respons Kadishub Kota Tangerang

Parkir Liar “Merajalela” di Kawasan Taman Elektrik, Begini Respons Kadishub Kota Tangerang

Rabu, 20 Mei 2026 15:59 WIB
Pemilihan Duta Genre Kabupaten Pandeglang.(ISTIMEWA)

DP2KBP3A Kabupaten Pandeglang Gelar Pemilihan Duta Genre

Senin, 18 Mei 2026 18:00 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.