SATELITNEWS.COM, SERANG – Rencana pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk masyarakat lanjut usia (Lansia) dan disabilitas mendapat dukungan DPRD Banten. Lembaga ini menilai, program tersebut harus dilakukan agar masyarakat tersebut bisa mendapatkan hak sebagai warga negara.
Wakil Ketua DPRD Banten Eko Susilo mengatakan, pemberian makan kepada Lansia dan penyandang disabilitas merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam memberikan jaminan hak kepada dua kelompok masyarakat itu.
Oleh karena itu, pihaknya mendukung pengembangan program tersebut karena bisa membantu masyarakat, khususnya yang ada di Provinsi Banten.
“Makan itu hak dasar, alhamdulilah kalau MBG bisa memenuhi kebutuhan Lansia juga a,” katanya, Senin (2/3/2026).
Terkait pengawasan asupan makanan dan lainnya, dia menyarankan agar Pemerintah Pusat benar-benar melakukan pengawasan secara melekat. Tindakan itu harus dilakukan, supaya pemberian makanan tidak menimbulkan polemik.
“Tinggal tanggung jawab para rekanan dan kepala SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) nya, mereka harus betul-betul pakai hati,” tambahnya.
Baca Juga: DPRD Banten Desak Pemprov Segera Serahkan KUA PPAS Perubahan
Eko menyarankan kepada pemerintah daerah di delapan kabupaten/kota agar segera melakukan pemutakhiran atau update data Lansia dan penyandang disabilitas. Tindakan ifu harus dilakukan agar pemberian MBG bisa tepat sasaran dan tidak menimbulkan kegaduhan.
“Kita hanya bisa mengawasi, data diambil dari kabupaten/kota a. Dan data lansia dan warga kurang mampu , kita sedang berupaya supaya segera di update dan betul-betul disesuaikan dengan kondisi sesungguhnya,” pungkasnya.
Selain itu, pihak SPPG juga harus bisa terus melibatkan masyarakat lokal dalam pemenuhan kebutuhan MBG. Dengan begitu, masyarakat lokal akan terbantu, khususnya dalam peningkatan perekonomian.
“Sangat aa, saat ini juga sudah sebenernya tujuan utama nya memang itu, Melibatkan petani, peternak lokal,” ujarnya lagi.
Sebelumnya, Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf menyampaikan, Pemerintah Pusat terus mematangkan perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, sasaran tak lagi hanya anak sekolah, tetapi juga para lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Tangerang.
Rencana tersebut disampaikan oleh pria yang akrab disapa Gis Ipul saat menghadiri acara buka puasa bersama guru dan siswa Sekolah Rakyat di ICE BSD, Kecamatan Pagedangan, Sabtu (27/2/2026) lalu.
Baca Juga: Proyeksi APBD TA 2027 Pemprov Banten Berkurang, Kinerja Bapenda Jadi Sorotan
“Saat ini sedang kami matangkan terus konsepnya. Ini kan sedang bertransformasi. Untuk lansia dan penyandang disabilitas, kami akan menyesuaikan dengan MBG,” katanya.
Menurutnya, program MBG untuk lansia akan menyasar sekitar 300 ribu warga berusia 75 tahun ke atas yang hidup tanpa pendampingan keluarga. Program ini direncanakan mulai diuji coba di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Tangerang, pada 2026.
“Kami harapkan secepatnya. Ini mau uji coba dulu di beberapa titik. Kemarin, kami simulasi sekaligus mengusulkan kira-kira antara 300 ribu sampai 400 ribu penerima manfaat,” katanya. (adib)
























