SATELITNEWS.COM, SERANG – Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Serang, mengakibatkan sebanyak 950 unit rumah di Kecamatan Bojongera terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Operator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Jhony E Wangga mengatakan, bahwa banjir melanda wilayah Bojonegara sejak Sabtu, 07 Maret 2026 sekitar Pukul 22:00 WIB.
Adapun wilayah yang terdampak meliputi Desa Bojonegara Kampung Pasar RT/RW. 001/00, Kamping Beji, Kampung Gunung Santri, Kampung Lumalang dan Kampung Gedong.
Kemudian, Desa Ukirsari Kampung Karnaden, Desa Margagiri Kampung Sumur Gading, Karang Kepuh, Kampung Cinagreg, Kampung Kubang Kepuh dan Kampung Wadasari.
“Bangunan Terdampak sebanyak 950 unit rumah. Jumlah Jiwa sebanyak 1.007 KK, Jiwa sebanyak 2.927, lansia sebanyak 45 dan balita/Anak-anak: 155,” ujarnya.
Jhony menuturkan, Tinggi Muka Air (TMA) diluar rumah bervariasi 50-60 centimeter dengan kondisi berarus deras dan membahayakan. Kemudian TMA di dalam rumah 5-10 Cm. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” tuturnya.
Baca Juga: Lepas Kontingen Popda, Sekda Serang Zaldi Target Juara dan Disporapar Peringkat 6
Jhony mengungkapkan bahwa BPBD Kab. Serang telah membeberangkatkan personil ke lokasi kejadian guna melakukan asessment. BPBD Kab. Serang tiba di lokasi kejadianmelakukan evakuasi.
“BPBD Kabupaten Serang drop logistik,” tuturnya.
Jhony mengatakan, kebutuhan mendesak saat ini makanan siap saji, perahu evakuasi, obat-obatan, selimut, family kit, babykit, tenda pengungsi dan ambang 500 Meter. (sidik)
