SATELITNEWS.COM, SERPONG—Sebanyak 124 siswa dan siswi kelas X Jurusan Keperawatan dan Farmasi SMK Kesehatan Riksa Indrya, melakukan kegiatan kunjungan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), ke Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha (BPSTW) Dharma Graha dan PT Indoraya Internasional di Yogyakarta, pada Kamis (11/6/2026).
Kepala Sekolah SMK Kesehatan Riksa Indrya, Doddy, mengatakan kunjungan industri ini merupakan salah satu implementasi dari kurikulum merdeka yakni memperkenalkan siswa dengan dunia kerja dan dunia industri (Dudi).
“Alhamdulillah kegiatan Dudi tahun ini kami berkesempatan kembali mengunjungi BPSTW Dharma Graha dan PT Indoraya Internasional di Yogyakarta. Secara pribadi mewakili sekolah, saya ucapkan terimakasih atas sambutan hangatnya dan semoga kerjasama ini bisa terjalin terus dengan baik,” ucapnya.
Doddy menerangkan, pada kegiatan ini siswa dan siswi akan diberikan penjelasan tentang seperti apa keberlangsungan Dudi, dan persiapan apa saja yang sebaiknya dimiliki siswa untuk terjun langsung ke Dudi. Sehingga, sesuai dengan kebutuhan Dudi.
“Ini adalah bagian dari program sekolah yang bertujuan memberikan pengalaman kepada siswa untuk mengetahui seperti apa Dudi secara langsung. Mereka melihat seluruh bagian dari proses kerja dari Dudi yang dikunjungi,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Dudi SMK Kesehatan Riksa Indrya, Geri, menjelaskan kegiatan Dudi ini akan berlangsung dari Rabu (10/6) hingga Sabtu (13/6) mendatang. Selain BPSTW Dharma Graha, kunjungan Dudi selanjutnya yakni ke PT Indoraya Internasional yang merupakan perusahaan manufaktur jasa maklon kosmetik profesional berlokasi di Yogyakarta.
Baca Juga: Sabet 2 Kali Juara Umum Berturut-turut, PMR SMK Kesehatan Riksa Indrya Unggul di 3 Kategori Lomba
“Jadi kunjungan Dudi ini ada dua yang disesuaikan dengan jurusan masing-masing. Untuk jurusan Keperawatan dengan peserta 86 siswa itu kunjungan Dudinya ke BPSTW Dharma Graha, sedangkan 38 siswa jurusan Farmasi ke PT Indoraya,” imbuh Geri.
Geri memaparkan kegiatan Dudi pada kelas X ini, lebih kepada pengenalan dan pelayanan serta cara berkomunikasi dengan baik. Dimana sebagai perawat, harus menunjukan rasa simpati dan jiwa empati yang kuat dan selalu dikedepankan.
Geri menambahkan, dirinya berharap melalui adanya kegiatan Dudi ini, bisa memberikan motivasi kepada siswa maupun siswi agar terus bisa mengembangkan potensi dan bakatnya.
“Sehingga mereka bisa masuk ke Dudi dengan kualitas yang memang mumpuni, jika ingin melanjutkan untuk kerja. (evi)
