SATELITNEWS.COM, LEBAK—Ruas Jalan Raya Sampay–Cileles di kawasan Tanjakan Tajur, Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, kembali ambles setelah diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi jalan yang menanjak dan licin membuat sejumlah pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas di jalur tersebut.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, Dade Yan Apriyandi, mengatakan pihaknya telah mulai melakukan penanganan di lokasi jalan yang ambles tersebut.
“Perbaikan sudah mulai dilakukan dengan pemasangan turap dan meratakan kembali badan jalan. Kami upayakan secepatnya selesai agar jalur tersebut kembali normal dilintasi,” ujar Dade, kepada SatelitNews.Com melalui sambungan teleponnya, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, kerusakan jalan diduga dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu hingga Minggu, 7–8 Maret 2026. Kontur jalan yang menanjak serta kondisi tanah yang labil membuat permukaan aspal menjadi tidak rata dan bergelombang. Akibatnya, para pengendara harus ekstra berhati-hati saat melintasi ruas jalan tersebut, terlebih saat hujan karena permukaan jalan menjadi licin.
Bahkan, seorang pengendara sepeda motor sempat terjatuh saat mencoba melintasi tanjakan tersebut karena kendaraannya tidak kuat menanjak di jalan yang ambles dan licin. Dade menambahkan, perbaikan jalan tersebut dikebut mengingat ruas Jalan Sampay–Cileles merupakan jalur yang cukup ramai dilintasi masyarakat, terutama menjelang arus mudik Lebaran.
Salah seorang pengendara, Heri, mengaku sempat terjatuh ketika melintasi Tanjakan Tajur. Ia mengatakan kondisi jalan yang licin membuat sepeda motornya kehilangan traksi saat menanjak. “Kalau tidak hujan sebenarnya tidak terlalu takut lewat sini. Tapi kalau hujan seperti ini jalannya jadi licin. Tadi motor saya tidak kuat menanjak, akhirnya jatuh,” ujar Heri.
Baca Juga: Sepanjang 2026, Dua ASN Lebak Kena Sanksi, Satu Dipecat
Ia berharap kerusakan jalan tersebut segera diperbaiki agar tidak menimbulkan korban kecelakaan lainnya. “Harapannya jangan sampai ada korban lagi. Di sini memang sering ada yang jatuh,” katanya.(mulyana)





















