SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Federico Valverde tiba-tiba bikin hat-trick, bawa Real Madrid bungkam Manchester City 3-0 di Liga Champions. Itu jadi hat-trick pertamanya untuk Los Blancos.
Real Madrid vs Manchester City berlangsung di Bernabeu, Kamis (12/3) dini hari WIB dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Tuan rumah menang telak 3-0.
Seluruh gol dicetak di babak pertama dan diborong oleh sang kapten, Federico Valverde. Los Blancos punya keuntungan keunggulan agregat dengan nyaman untuk leg kedua nanti pada 18 Maret.
Federico Valverde didaulat jadi man of the match di laga tersebut. Menariknya, pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa tidak memasang penyerang tengah.
Brahim Diaz-Vinicius- Arda Guler mengisi tiga posisi terdepan. Federico Valverde diplot sebagai gelandang kanan pada skema 4-3-3.
Valverde lantas menggila. Pemain asal Uruguay itu mampu menusuk ke kotak penalti Manchester City. Biasanya Valverde suka lepas tembakan keras jarak jauh, tiba-tiba jadi finisher ala-ala pemain nomor 9. “Kami mau Valverde lebih agresif untuk menyerang barisan pertahanan City,” jelas Arbeloa dilansir dari ESPN.
“Valverde bermain bagus di sisi kanan untuk urusan menyerang, juga membantu Trent dalam bertahan. Yang terpenting, bagaimana dia bertransisi di lapangan itu sangat membantu tim,” sambungnya.
Alvaro Arbeloa juga mengaku tahu betul cara mematikan Manchester City. Ia menginstruksikan anak asuhannya untuk menutup jalur umpan dan mempersempit ruang pemain The Citizens. Taktik Arbeloa terbukti jitu. Man City kesulitan melancar umpan-umpan kombinasi dan terobosan yang biasanya jadi cara mereka membongkar pertahanan lawan.
“Kami benar-benar memahami betapa bagusnya permainan City dan bagaimana Pep ingin timnya bermain. Jadi kami mencoba menutup jalur umpan mereka, mempersempit ruang di antara lini kami dan di antara pemain kami secara horizontal. Mereka ingin Anda melakukan pressing individual sehingga ada ruang di belakang Anda, tetapi kami menolak hal itu,” ujar Arbeloa dikutip dari situs UEFA.
Sementara itu, manajer City Pep Guardiola menilai peluang timnya membalikkan keadaan tidak banyak. “Ini hasil yang jelek, kami tidak bisa membantahnya. Gol pertama pertahanan kami tidak bagus dan setelah itukualitas yang mereka punya dengan Valverde dan pemain-pemain lain, ini hasil yang sulit,” ujar Guardiola seperti dilansir Sky Sports.
“Tapi jelas 3-0 lebih baik daripada 4-0. Kami punya enam hari. Kami akan pulih, pergi ke West Ham, kemudian bersama para pendukung kami, kami akan mencoba.”
City akan gantian menjamu Madrid pada pertandingan leg kedua di Etihad Stadium pada Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Meski mengakui peluang timnya kecil, Guardiola menjamin City tidak akan menyerah sebelum bertanding. “Sekarang tidak banyak, tapi saya bukan orang yang akan bilang kami tidak akan mencoba,” ucap Guardiola soal peluang City.
“Sekarang adalah (momen) yang paling sulit tapi pola pikir kami adalah kami akan melihat mana yang harus diperbaiki, mencoba lebih aktif di sepertiga akhir, dan kami akan mencoba,” katanya. (dm)