SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Kawasan Serpong terus berkembang menjadi salah satu destinasi hunian dan lifestyle paling dinamis di wilayah penyangga ibu kota. Didukung konektivitas yang semakin baik serta kelengkapan fasilitas perkotaan, kawasan seluas sekitar 8.000 hektare ini menghadirkan ekosistem kehidupan yang terintegrasi—mulai dari pusat perbelanjaan, hotel, rumah sakit, lapangan golf, hingga institusi pendidikan.
Executive Director Summarecon Serpong, Albert Luhur, mengatakan, di tengah pesatnya perkembangan tersebut, PT Summarecon Agung Tbk melalui pengembangan Summarecon Serpong turut berperan membentuk wajah modern kawasan Serpong. Dikembangkan di atas lahan sekitar 850 hektare, kawasan ini mengusung konsep kota terpadu yang memadukan hunian, area komersial, pendidikan, hingga ruang publik dalam satu lingkungan yang nyaman dan terencana.
“Seiring pertumbuhannya, Summarecon Serpong telah membangun lebih dari 12.000 unit rumah, sekitar 6.000 unit apartemen, 1.800 kavling perumahan, serta sekitar 2.000 unit ruko. Empat kawasan utama—Pondok Hijau Golf, The Springs, Scientia Garden, dan Symphonia—menawarkan karakter hunian yang beragam, namun tetap terhubung dalam satu ekosistem kawasan terpadu,” ujarnya kepada satelitnewa.com, Minggu (15/3/2026).
Sejumlah produk hunian terbaru pun turut hadir, mulai dari Bellefont yang mengusung gaya klasik Prancis, Ardea by Heron sebagai hunian premium bergaya modern, hingga Finore yang mengadaptasi desain modern Finlandia.
Lanjut Albert Luhur, aktivitas kawasan juga didukung kehadiran beragam fasilitas dan tenant ternama di area komersial. Pada 2025, Summarecon Serpong meluncurkan City Hub, ruko premium yang berlokasi strategis di Jalan Utama Boulevard Gading Serpong. Sementara pada Maret 2026, hadir City Gate, ruko premium yang berdiri di kawasan Serpong Central Business District.
“Kehidupan kawasan semakin lengkap dengan hadirnya berbagai fasilitas lifestyle, mulai dari Summarecon Mall Serpong sebagai pusat gaya hidup dan belanja, Plaza Summarecon Serpong sebagai menara perkantoran, Rumah Sakit Saint Carolus Summarecon Serpong, hingga fasilitas olahraga dan rekreasi keluarga seperti SQP Park dan The Springs Club,” jelasnya.
Baca Juga: Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi
Menurut Albert Luhur, kawasan ini juga dilengkapi berbagai institusi pendidikan, mulai dari Sekolah Terpadu Pahoa, Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Serpong, Sekolah Trilingual Ekayana Genta Bangsa, hingga perguruan tinggi seperti Pradita University dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN).
“Pilihan akomodasi pun semakin beragam dengan hadirnya sejumlah hotel berbintang, seperti JHL Solitaire, Hotel Episode Gading Serpong, Vivere Hotel, hingga yang terbaru Harris Hotel & Convention Serpong yang diluncurkan pada awal tahun ini,” tandasnya.
Menambah warna baru bagi kawasan tersebut, Summarecon Serpong kini tengah mengembangkan The Hood, sebuah creative retail compound seluas 3,9 hektare yang dirancang sebagai ruang kreatif terbuka. Kawasan ini akan menghadirkan berbagai tenant shopping, restoran fine dining, hingga tempat hiburan yang diproyeksikan menjadi destinasi lifestyle baru di Serpong. The Hood direncanakan diluncurkan pada pertengahan 2026.
Selain menghadirkan fasilitas lengkap, Summarecon Serpong juga terus meningkatkan kualitas lingkungan melalui pengelolaan kawasan yang profesional. Sistem keamanan terintegrasi diperkuat dengan kehadiran Command Center yang dibangun pada 2023 di gerbang utama kawasan Symphonia. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat kendali keamanan, pemantauan lalu lintas, hingga sistem respons cepat guna memastikan kenyamanan penghuni dan pengunjung.
“Program beautifikasi lingkungan serta peningkatan infrastruktur juga terus dilakukan, seperti penambahan jalur u-turn dan penyempurnaan lanskap di sejumlah titik, sehingga menghadirkan suasana kawasan yang semakin tertata dan nyaman,” terangnya.
Konektivitas Baru Permudah Mobilitas
Baca Juga: Ambil Motor yang Tertinggal di Cikupa, Anggota Gangster Ditangkap Warga
Albert Luhur menjelaskan, akses menuju kawasan ini juga semakin mudah dengan hadirnya jalan penghubung baru antara Gading Serpong dan BSD City yang diresmikan pada Januari 2025. Jalan tembus ini merupakan hasil kolaborasi antara Summarecon Serpong dengan dua pengembang di sekitar kawasan, yang menghubungkan Jalan Boulevard Gading Serpong dengan BSD City.
Selain itu, Summarecon Serpong juga tengah menjajaki kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur–Barat di wilayah Banten (Kembangan—Balaraja) bersama PT MRT Jakarta (Perseroda). Ke depan, kawasan ini diharapkan dapat terintegrasi dengan jaringan MRT yang menghubungkan sejumlah wilayah di Jakarta Barat dan Banten.
Albert Luhur menambahkan, bahwa pengembangan kawasan bukan sekadar membangun properti, melainkan proses membentuk ruang hidup yang mampu berkembang lintas generasi melalui perencanaan matang, integrasi fungsi kawasan, serta konektivitas yang mendukung aktivitas masyarakat.
“Beragam akses menuju Summarecon Serpong diyakini akan semakin meningkatkan nilai kawasan dan merangsang tumbuhnya berbagai potensi bisnis. Kawasan akan semakin hidup dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman tanpa batas. Dengan begitu, Summarecon Serpong semakin lengkap karena selain menghadirkan berbagai fasilitas berskala kota terpadu, juga didukung akses yang mudah dengan sejumlah pilihan moda transportasi,” ujarnya.
Wisata Edukatif Keluarga di SQP Park
Berbagai destinasi rekreasi yang menghibur sekaligus mendidik bagi keluarga juga hadir di kawasan ini, salah satunya SQP Park. Area terbuka hijau tersebut menawarkan pengalaman rekreasi keluarga yang memadukan alam, petualangan, dan dunia imajinasi dalam satu kawasan.
Pengunjung dapat menjelajahi area taman dengan menaiki SQP Express Mini Train yang melintasi berbagai zona tematik menarik. Perjalanan dimulai dari Waterfall Grove, area dengan air terjun dan kabut misterius yang menghadirkan suasana sejuk dan dramatis.
Selanjutnya, pengunjung diajak memasuki Bunnyville—taman bunga bergaya English Garden yang menjadi rumah bagi berbagai kelinci menggemaskan layaknya dunia dongeng. Perjalanan juga melewati hamparan Paddy Field sebelum tiba di Java Station, area bergaya klasik yang estetik dan instagramable.
Di sepanjang perjalanan, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan berbagai satwa lucu seperti raccoon, otter, alpaca, kuda poni, capybara, meerkat, prairie dog, hingga scottish cow dan merino sheep yang menambah keseruan eksplorasi.
Bagi pecinta aktivitas outdoor, tersedia pula wahana Adventure Ropes dan Wall Climbing yang menghadirkan tantangan seru bagi pengunjung yang gemar kegiatan aktif.
Seluruh pengalaman tersebut menjadikan SQP Park sebagai destinasi rekreasi keluarga dengan sensasi berbeda—di mana alam, petualangan, dan imajinasi berpadu dalam satu pengalaman yang menyenangkan.
Center Head SQP Park, Alese Sandria, mengatakan bahwa taman ini dirancang tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.
“SQP Park kami hadirkan sebagai ruang rekreasi keluarga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Melalui berbagai zona tematik, interaksi dengan satwa, hingga aktivitas petualangan di alam terbuka, pengunjung dapat menikmati momen kebersamaan keluarga sekaligus mengenal lingkungan dan satwa dengan cara yang lebih dekat dan interaktif,” ujarnya.
Dengan berbagai fasilitas, konektivitas yang terus berkembang, serta lingkungan yang dirancang nyaman dan asri, Summarecon Serpong terus tumbuh sebagai salah satu destinasi urban living yang menghadirkan keseimbangan antara kehidupan modern dan kualitas lingkungan yang lebih baik. (aditya)
























