SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Ada yang berbeda di tempat penitipan atau shelter kucing Gizmo Rescue yang berada di kawasan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan pada hari-hari menjelang Lebaran 1447 H. Para pemilik kucing terlihat hilir mudik menitipkan hewan peliharaan kesayangannya.
Sejak beberapa hari terakhir, pemilik kucing datang silih berganti untuk menitipkan hewan peliharaan mereka sebelum berangkat mudik. Lonjakan penitipan ini terjadi karena banyak warga meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama selama perayaan Lebaran, sehingga membutuhkan tempat yang aman untuk merawat kucing mereka.
Owner Gizmo Rescue, Hesthi Desilawati mengatakan bahwa fenomena ini terjadi setiap tahun menjelang Lebaran. Bahkan, menurutnya, pemesanan tempat penitipan sudah mulai dilakukan jauh hari sebelum hari raya.
“Biasanya dua sampai tiga minggu sebelum Lebaran sudah banyak yang melakukan pesanan. Bahkan jumlahnya sering melebihi kapasitas, sehingga kami harus menambah kandang,” ujar Hesthi, Minggu (15/3).
Pada hari ini saja, kata dia, sudah ada sekitar 15 kucing yang datang untuk dititipkan. Setiap kucing yang datang langsung disiapkan kandang, pasir, serta kebutuhan lainnya agar dapat beradaptasi dengan baik selama berada di shelter.
“Biasanya dua hari sebelum Lebaran semua kandang sudah penuh,” katanya.
Baca Juga: Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Digelar di Islamic Center Tangsel
Hesthi menjelaskan, shelter yang ia kelola telah berdiri selama sekitar 10 tahun. Sementara layanan penitipan kucing mulai berjalan tujuh tahun terakhir setelah banyak masyarakat meminta bantuan untuk menitipkan hewan peliharaan mereka ketika bepergian.
Meski bukan pet hotel, pihaknya tetap menerapkan sejumlah aturan demi menjaga kesehatan kucing yang dititipkan. Salah satunya adalah kewajiban vaksinasi bagi setiap kucing yang akan dititipkan.
“Kucing wajib sudah divaksin minimal F3 atau F4. Ini penting karena di shelter ada banyak kucing, sehingga harus mencegah penularan penyakit,” jelasnya.
Menurut Hesthi, tantangan terbesar dalam penitipan kucing adalah risiko stres pada hewan peliharaan yang berada di lingkungan baru. Beberapa kucing kerap mengalami kepanikan saat pertama kali ditinggalkan oleh pemiliknya.
“Kadang ada kucing yang stres atau panik. Kalau itu terjadi, kami langsung melakukan penanganan dan melaporkan ke pemilik. Jika perlu, kucing akan dibawa ke klinik untuk observasi,” tambahnya.
Ia juga mengimbau pemilik kucing untuk mempertimbangkan alternatif lain sebelum memutuskan menitipkan hewan peliharaan di shelter, seperti meminta bantuan orang yang menjaga rumah.
Baca Juga: Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat
“Kalau memungkinkan, sebaiknya ada orang yang menjaga di rumah, misalnya ART atau penjaga sementara. Karena kucing yang dipindahkan dari rumahnya ke tempat baru sering kali mengalami stres,” sebutnya.
Meski demikian, permintaan penitipan kucing terus meningkat setiap tahun seiring bertambahnya masyarakat yang memelihara hewan kesayangan namun harus meninggalkannya saat mudik Lebaran.
Salah satu pemilik kucing, Silvy mengaku sudah rutin menitipkan kucing peliharaannya di Gizmo Rescue setiap kali mudik atau bepergian ke luar kota. Menurutnya, tempat tersebut menjadi solusi ketika tidak ada orang yang bisa menjaga kucing di rumah.
“Biasanya saya mudik sekitar seminggu. Sudah rutin tiap tahun ke sini karena di rumah tidak ada yang menjaga kucing, makanya saya titipkan disini,” bebernya.
Ia menambahkan, meskipun kini tersedia berbagai perangkat otomatis seperti auto feeder atau water fountain, keberadaan alat tersebut belum cukup untuk memastikan kucing tetap terawat dengan baik.
“Memang ada alat otomatis seperti auto feeder atau water fountain, tapi itu tidak cukup karena kebersihan kandang dan pasir tetap harus dirawat,” ungkapnya.
Menurut Silvy, menitipkan kucing di shelter membuatnya lebih tenang selama meninggalkan rumah. “Di sini kita hanya membantu kebutuhan seperti pakan, pasir, atau vitamin. Biayanya juga sukarela. Yang penting kucing aman dan terurus,” pungkasnya. (eko)
























