SATELITNEWS.COM, CILEGON — Di tengah suasana dini hari yang mulai dipadati pemudik, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho turun langsung meninjau kesiapan arus mudik di sejumlah pelabuhan wilayah Banten, Rabu (18/03).
Peninjauan ini turut dihadiri Direktur Utama PT ASDP Heru Widodo, Gubernur Banten Andra Soni, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Wakapolda Banten Brigjen Pol. Hendra Wirawan, serta jajaran Pejabat Utama Polda Banten dan para pemangku kepentingan terkait.
Dalam keterangannya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret. Meski demikian, ia memastikan kondisi lalu lintas menuju Pelabuhan Merak masih terpantau lancar.
“Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret, namun berkat koordinasi yang baik antara Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Polda Banten, arus lalu lintas menuju Pelabuhan Merak terpantau lancar tanpa hambatan berarti. Ketersediaan kapal serta pengoperasian tujuh dermaga mampu mengurai antrean kendaraan sehingga situasi tetap terkendali, dan kami akan terus memberikan pelayanan maksimal hingga 20 Maret agar penyeberangan berjalan aman dan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas serta tidak memaksakan kondisi fisik selama perjalanan dengan memanfaatkan rest area yang telah disediakan demi keselamatan bersama,” ujar Menhub.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan bahwa berbagai rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan, baik di jalur pelabuhan maupun jalan tol.
“Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang tidak hanya difokuskan di pelabuhan, tetapi juga mencakup jalur tol, di mana malam ini telah dilakukan rekayasa lalu lintas untuk memperlancar arus mudik dari Jakarta menuju Sumatera maupun Trans Jawa. Kolaborasi dan koordinasi antarinstansi berjalan optimal, dan besok pukul 12.00 WIB akan diberlakukan one way nasional arus mudik. Hingga saat ini situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas terpantau aman dan terkendali tanpa adanya peristiwa menonjol, dan kami berharap negara dapat terus hadir memastikan perjalanan mudik dan arus balik berjalan lancar, karena ini adalah perjalanan penuh kebahagiaan bagi masyarakat yang rindu kampung halaman,” ungkap Kakorlantas.
Baca Juga: Pemkot Cilegon Tagih Utang Tipping Fee, Pemkab Serang Belum Pastikan Waktu Pembayaran
Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menambahkan, kondisi di sejumlah titik pelabuhan masih dalam keadaan terkendali, dengan kapasitas penampungan kendaraan yang memadai.
“Kondisi di sejumlah titik pelabuhan masih dalam keadaan terkendali. Di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, kapasitas penampungan untuk antrean kendaraan golongan 7, 8, dan 9 masih dapat menampung sekitar 1.200 kendaraan, sementara sisa kendaraan di kantong parkir berkisar antara 500 hingga 600 unit dan diharapkan seluruhnya dapat terangkut pada malam hari ini. Di Pelabuhan Pelindo Ciwandan, kendaraan golongan 5B dan 6B termasuk roda dua masih relatif landai dengan pengisian baru mencapai empat dari 12 jalur yang disiapkan, sedangkan di Pelabuhan Merak, khususnya dermaga 1 hingga 7, kondisi terpantau lancar tanpa kepadatan di kantong parkir dan setiap kapal yang tiba dapat langsung mengangkut kendaraan menuju Bakauheni, Lampung,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, Kapolda Banten berharap pelaksanaan arus mudik 2026 di wilayah hukum Polda Banten dapat berjalan aman dan lancar melalui sinergi seluruh pihak.
“Kami berharap pelaksanaan arus mudik tahun 2026 di wilayah hukum Polda Banten dapat berjalan dengan aman dan lancar berkat sinergi dan kolaborasi antara Polda Banten, TNI, serta seluruh stakeholder terkait. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengajak seluruh pemudik untuk bersama-sama menjaga ketertiban, mempersiapkan perjalanan dengan baik, dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik,” pungkasnya. (aditya)

















