SATELITNEWS.COM, SERANG – Gubernur Banten Andra Soni, melakukan rotasi dan mutasi terhadap 132 pejabat eselon III dan IV, atau setingkat Administrator dan Pengawas, di lingkungan Pemprov Banten, Selasa (31/3/2026).
Tindakan itu dilakukan, selain karena kebutuhan organisasi dan penyegaran, juga sebagai upaya jenjang karir bagi pegawai yang bersangkutan.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, kepada para pegawai yang sudah dilantik agar segera bekerja dan menyesuaikan dengan tempat yang baru. Supaya program kerja pembangunan Pemprov Banten dapat terlaksana dengan baik.
“Kepada pejabat yang sudah dilantik, harus segera bekerja dan menyesuaikan supaya visi dan misi pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten dapat tercapai dengan baik,” katanya, Rabu (31/3/2026).
Andra mengingatkan kepada para pejabat, agar bisa bekerja dengan cerdas, inovatif, dan responsif terhadap setiap persoalan yang terjadi ditengah masyarakat. Tujuannya, agar setiap persoalan yang ada bisa segera diselesaikan dengan cepat.
“Harus turun ke lapangan, harus tahu setiap masalah ditengah masyarakat, disamping kita memanfaatkan medsos pemerintahan dan media massa, kita harus turun,” tambahnya.
Baca Juga: Temuan BPK Berulang, Tata Kelola dan Kepatuhan Pemprov Banten Dinilai Lemah
Andra menekankan kepada para pegawai, agar bekerja maksimal dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Oleh karena, jabatan yang ada saat ini merupakan sebuah amanah dan harus dijawab dengan kinerja nyata.
“Jabatan ini merupakan amanah, kita enggak tahu sampai kapan kita bisa memegang jabatan ini, umur juga enggak ada yang tahu sampai kapan. Selagi kita diberikan amanah, pergunakan untuk mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.
Andra mengatakan, rotasi dan mutasi yang dilakukan saat ini merupakan yang pertama setelah beberapa tahun terakhir. Dalam arti, kegiatan yang dilakukan bukan hanya sebagai kebutuhan organisasi dan penyegaran, melainkan untuk jenjang karir.
“Rotasi dan mutasi ini baru dilakukan setelah beberapa tahun, karena ini juga untuk jenjang karir, jadi tidak atag disatu jabatan saja,” tutupnya.
Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Banten Deden Apriandhi Hartawan mengatakan, rotasi dan mutasi yang dilakukan karena kebutuhan organisasi serta menutupi kekosongan jabatan yang selama ini terjadi di Pemprov Banten.
Pelantikan itu, kata dia, akan kembali dilakukan karena masih banyak terjadi kekosongan jabatan atau rangkap jabatan. Proses tersebut akan dilakukan secara bertahap sampai semua jabatan terisi oleh pejabat definitif.
Baca Juga: Program Bang Andra Diklaim Perkuat Konektivitas Antar Desa
“Kita akan lakukan secara bertahap karena memang masih ada jabatan yang kosong. Supaya pelayanan kepada masyarakat terpenuhi, dan program kerja juga berjalan baik,” pungkasnya. (adib)
