SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Aksi pencurian sepeda motor terjadi di kawasan parkir Pasar Anyar, Kota Tangerang, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 04.50 WIB. Peristiwa ini berlangsung di tengah padatnya aktivitas pasar pada waktu subuh, saat arus keluar-masuk kendaraan sulit dikendalikan.
Korban yang merupakan seorang pedagang baru menyadari sepeda motornya hilang ketika kondisi pasar mulai ramai. Kepadatan aktivitas membuat korban tidak menyadari kendaraan miliknya telah dibawa kabur oleh pelaku.
Petugas parkir di lokasi, Gozali, menilai kejadian tersebut dipicu oleh kondisi parkiran yang sulit diawasi saat jam sibuk. Menurutnya, intensitas kendaraan yang tinggi membuat pengawasan tidak berjalan optimal.
“Ya mungkin ya kelalaian tukang parkir juga sebenarnya mah. Saya juga nggak nyalahin sebenarnya mah. Di saat jam sibuk itu dia beroperasi. Ya kan di sini motor keluar masuk, bang, susah jadinya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu siang.
Ia menjelaskan, tidak adanya penjagaan di bagian tengah area parkir menjadi celah yang dimanfaatkan pelaku. Selama ini, petugas parkir lebih banyak berjaga di area luar, sehingga pengawasan di titik tertentu menjadi tidak merata. “Sedangkan di tengah kaga ada yang di-plot. Tukang parkir kan posisinya di luar semua. Di saat itu dia juga malingnya pinter, dibarengin di jam-jam sibuk,” paparnya.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku diduga telah mengincar kendaraan korban sebelum melancarkan aksinya. Hal ini menguatkan dugaan bahwa pencurian dilakukan secara terencana. “Ya tadi ngelihat di CCTV-nya mah emang itu motor udah digambar (diincar) sama yang pelaku,” ungkapnya.
Baca Juga: Pria Marah-marah di Pasar Induk Tangerang, Ternyata Bawa 1.110 Pil Hexymer-Tramadol
Dalam menjalankan aksinya, pelaku mendorong sepeda motor agar tidak menimbulkan kecurigaan. Bahkan, pelaku sempat menyamarkan gerakannya dengan membayar biaya parkir menggunakan uang pinjaman. “Iya tadi katanya saya ngelihat di CCTV itu motor didorong, terus dipundurin sini dulu. Dia juga tadi minjem duit dua ribu tuh ke tukang bumbu buat bayar parkir,” jelas Gozali.
Ia juga mengungkapkan bahwa kasus kehilangan kendaraan di lokasi tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Dalam catatannya, sudah tiga kali insiden serupa terjadi di area parkir pasar tersebut. “Udah tiga kali Bang kehilangan,” imbuhnya.
Meski demikian, Gozali menegaskan bahwa petugas parkir tetap memiliki tanggung jawab atas kejadian tersebut, meski mekanisme ganti rugi biasanya disesuaikan dengan kondisi di lapangan. “Ya mau nggak mau tukang parkir tetep tanggung jawab,” tuturnya.
Sementara, pihak Kepolisian dari Polsek Tangerang telah melakukan penanganan di lokasi kejadian dengan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna kepentingan penyelidikan. (ari)
























