SATELITNEWS.COM, LEBAK—Kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir di Kabupaten Lebak memicu potensi terjadinya bencana hidrometeorologi. Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengingatkan masyarakat agar lebih siaga terhadap berbagai kemungkinan bencana, khususnya tanah longsor dan angin puting beliung.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama, menyebutkan bahwa dari total 28 kecamatan yang ada, sebanyak 14 kecamatan masuk dalam kategori rawan longsor. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Bayah, Sobang, Lebakgedong, Cigemblong, Bojongmanik, Cibeber, Muncang, Gunungkencana, Cipanas, Cileles, Cimarga, Cikulur, Leuwidamar, dan Cilograng.
Selain itu, terdapat 12 kecamatan yang berada di jalur angin dan berpotensi terdampak angin kencang hingga puting beliung. Di antaranya Kecamatan Cimarga, Leuwidamar, Rangkasbitung, Maja, Curugbitung, Muncang, Wanasalam, Cibadak, Gunungkencana, Cibeber, Panggarangan, dan Bayah. “Jadi selain angin puting beliung, di musim penghujan ini yang juga harus diwaspadai adalah tanah longsor dan banjir,” kata Febby, Senin (6/4/2026).
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem terjadi, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang. Warga diminta untuk tetap berada di dalam rumah serta menghindari berteduh di bawah pohon besar yang berisiko tumbang. “Kepada warga saya mengimbau untuk mewaspadai potensi kedua bencana tersebut, dengan tetap berada di dalam rumah dan menghindari pohon besar saat terjadi angin kencang,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air dan irigasi agar tidak tersumbat. Langkah tersebut dinilai penting guna meminimalisir risiko banjir saat intensitas hujan tinggi. “Warga juga diimbau agar melakukan perawatan saluran irigasi mereka sehingga dapat mencegah banjir,” pesannya.
BPBD Lebak juga mengingatkan agar masyarakat segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana, seperti retakan tanah atau pohon yang mulai miring, guna dilakukan penanganan lebih lanjut.
Baca Juga: Juli-Agustus 2026 Puncak Kemarau Mengintai, BPBD Lebak Waspadai Potensi Bencana
Camat Gunung Kencana, Firman Arif Hidayat mengatakan, imbauan juga dilakukan dirinya kepada masyarakat. Gunung Kencana, kata Firman masuk daerah rawan bencana angin puting beliung. “Imbauan terus kita lakukan seiring dengan cuaca tak menentu yang terjadi beberapa hari terakhir agar segala potensi bencana bisa di hindari,” ujarnya. (mulyana)




























