SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai menyiapkan berbagai kebutuhan administrasi dan lahan untuk mendukung realisasi program Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari program strategis nasional dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti mengatakan, salah satu langkah yang tengah diproses adalah penyiapan lahan milik Kementerian Hukum seluas 6,3 hektare di Jalan Lapas Pemuda, tepatnya di samping Balekota Mall. Menurutnya, lokasi tersebut diusulkan menjadi tempat pembangunan Sekolah Rakyat yang dirancang mencakup seluruh jenjang pendidikan wajib belajar.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Hukum, Kementerian Sosial, dan Kementerian PUPR untuk menindaklanjuti rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Tangerang,” ujar Yeti.
Ia menjelaskan, Pemkot Tangerang saat ini fokus menyiapkan berbagai persyaratan yang menjadi bagian dari readiness criteria pembangunan, termasuk proses sertifikasi lahan, perizinan, hingga kajian lingkungan. “Kami sudah menyampaikan kepada Bapak Wali Kota terkait langkah-langkah yang perlu disiapkan, termasuk penyelesaian sertifikasi aset, perizinan, hingga AMDAL yang diupayakan bisa ditindaklanjuti pada anggaran perubahan tahun ini,” jelasnya.
Rencananya, Sekolah Rakyat tersebut akan menampung jenjang pendidikan dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Pemerintah pusat sendiri menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat di berbagai daerah sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Pemkot Tangerang pun berharap proses persiapan yang tengah dilakukan dapat mempercepat realisasi pembangunan sehingga fasilitas pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat. “Kami berharap rencana pembangunan Sekolah Rakyat ini bisa berjalan lancar karena manfaatnya besar untuk membuka akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kota Tangerang,” pungkas Yeti. (made)
Baca Juga: Perubahan APBD 2026: Pemkot Tangsel Tambah Anggaran Pendidikan, Kesehatan hingga Infrastruktur
























