SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Syekh Ahmad Al Misry tengah menjadi sorotan publik beberapa waktu belakangan, setelah namannya dikabarkan melakukan dugaan pelecehan seksual sesama jenis terhadap sejumlah santrinya.
Kasus ini terungkap ke publik setelah sejumlah korbannya pada 2025 lalu membuat laporan ke Bareskrim Polri terhadap penceramah berinisial SAM, yang diduga Syekh Ahmad Al Misry. Kasus tersebut memicu reaksi luas dari public dan kini masih bergulir di ranah hukum.
Sejumlah korban melalui kuasa hukumnya mendesak agar Syekh Ahmad Al Misry segera ditetapkan sebagai tersangka dan yang bersangkutan dapat dipulangkan ke Tanah Air setelah berada di luar negeri.
Kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis diduga dilakukan Syekh Ahmad Al Misry, kabarnya sudah cukup lama terjadi sejak tahun 2017. Masalah ini sempat disidang di kalangan para ustadz dan ia sempat menyampaikan permintaan maaf. Namun sayangnya, Syekh Ahmad Al Misry diduga kembali melakukan pelecehan seksual terhadap santrinya. Sampai akhirnya, kasus tersebut dilaporkan ke polisi pada tahun 2025.
Profil Syekh Ahmad Al Misry
Syekh Ahmad Al Misry memiliki kemampuan sangat bagus dalam membaca Alquran. Pasalnya, ia hafal 30 juz dalam Alquran. Namanya mulai dikenal publik setelah menjadi juri program kompetisi Hafiz Indonesia. Dia juga kerap mengisi program Damai Indonesiaku di TV One.
Baca Juga: Damai! Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad Batal Cerai
Syekh Ahmad Al Misry sempat menimba ilmu di Universitas Al-Azhar, salah satu lembaga pendidikan Islam terkemuka di dunia. Meski berasal dari Timur Tengah, dia sudah lama tinggal di Indonesia dan bisa berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik.
Dia dikenal publik sebagai seorang dai atau penceramah yang aktif menyampaikan ceramah keagamaan di televisi dan berbagai daerah, serta menyampaikan pesan keagamaan melalui platform digital.
Pria asal Mesir itu dikenal sebagai pendakwah dengan gaya ceramah yang tegas dan aktif membahas persoalan akidah atau moralitas dalam kehidupan sehari-hari.
Syekh Ahmad Al Misry aktif menyampaikan dakwah melalui berbagai media, baik secara langsung di masjid atau tempat lain, maupun melalui platform media sosial. Sejumlah materi ceramahnya berfokus pada pendidikan, akidah, moralitas dalam Islam, hingga kehidupan keluarga dan pergaulan.
Gaya penyampaiannya yang lugas membuat Syekh Ahmad Al Misry memiliki jumlah followers yang cukup banyak di media sosial. Akun Instagram pribadinya memiliki jumlah followers lebih dari 30 ribu. Namun, jumlah pengikutnya berkurang setelah ia terjerat skandal pelecehan seksual sesama jenis. (jpc)
