SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar sosialisasi Posyandu dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang, Jumat (24/4/2026).
Dalam suasana yang penuh semangat, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan pentingnya langkah ini sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar Posyandu bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa peran Posyandu kini tidak lagi sebatas layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang lebih luas.
“Kegiatan ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis. Posyandu yang dahulu kita kenal sebagai layanan kesehatan dasar, kini bertransformasi menjadi Posyandu Integrasi Layanan Sosial Dasar, yang tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup enam bidang pelayanan yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, serta sosial,” ujar Bupati.
Transformasi tersebut, lanjutnya, sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Langkah ini menjadi wujud nyata peningkatan kualitas layanan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Karena itu, ia meminta kepala desa dan lurah untuk mengambil peran aktif dalam mendukung implementasi Posyandu 6 SPM.
“Peran Kepala Desa dan Lurah sangat krusial sebagai pembina, fasilitator, dan penanggung jawab dalam implementasi Posyandu 6 SPM. Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada komitmen dan sinergi kita bersama,” tegasnya.
Lebih jauh, Bupati Maesyal menilai Posyandu 6 SPM sebagai instrumen penting dalam mewujudkan visi Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing, terutama melalui peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Baca Juga: Kapolresta Tangerang Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Kamtibmas
Ia berharap kegiatan sosialisasi ini mampu menyatukan pemahaman seluruh pihak terkait, sekaligus meningkatkan kapasitas aparatur desa dan kader Posyandu. Dengan demikian, pelayanan yang diberikan dapat berjalan terpadu, efektif, dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap akan terbangun pemahaman yang sama tentang konsep dan implementasi Posyandu 6 SPM, meningkatnya kapasitas aparatur desa/kelurahan dan kader Posyandu, serta terwujudnya pelayanan yang terpadu, efektif, dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Menatap tantangan pembangunan ke depan yang semakin kompleks, ia mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor, keterlibatan masyarakat, serta inovasi dalam pelayanan publik.
“Ke depan, tantangan pembangunan semakin kompleks. Oleh karena itu, kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, keterlibatan masyarakat, serta inovasi dalam pelayanan publik,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Maesyal mengajak seluruh peserta menjadikan sosialisasi ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Laksanakan tugas dengan penuh integritas, dedikasi, dan semangat pengabdian. Karena sejatinya, keberhasilan pembangunan daerah dimulai dari pelayanan yang baik di tingkat desa dan kelurahan,” pungkasnya. (aditya)
Baca Juga: Curanmor Diduga Bersenjata Api Gegerkan Citra Raya, Polresta Tangerang Lakukan Penyelidikan

















