SATELITNEWS.COM, SERANG – Polda Banten melakukan perbaikan rumah waega kurang mampu, di Kampung Tegal Maja RT 05/02, Kelurahan Tegal Maja, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Selasa (28/4/2026).
Anggaran perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut, berasal dari dana Coorporate Social Responsibility (CS) PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP).
Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjenpol) Hengki mengatakan, program bedah rumah ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan dunia usaha dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Serta menghadirkan hunian yang layak, aman, dan nyaman bagi penerima manfaat, yaitu Ibu Sani, warga setempat.
Selain menjaga keamanan dan penegakan hukum, lanjutnya, Polisi juga melakukan kegiatan sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya porgram bedah rumah.
“Program bedah rumah ini bukan sekadar pembangunan fisik, namun menjadi simbol kepedulian bersama antara Polri dan dunia usaha dalam menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya, Selasa (28/4/2026).
Hengki mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dengan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk Serang, serta menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Baca Juga: Polda Banten Amankan 1 Tersangka Dugaan Pengeroyokan dan Penculikan Warga Lebak
“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk terus dijaga. Dengan kebersamaan, kita mampu memberikan kontribusi nyata dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tandasnya.
Kapolda mengajak seluruh pihak untuk terus mengedepankan semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa, serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa keberkahan dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua, serta benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Direktur PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk Serang, Heppy Moiras mengatakan, pembangunan rumah tersebut merupakan salah satu program yang ada di perusahaannya. Dana tersebut menggunakan CSR dan diperuntukan memperbaiki rumah warga yang tidak layak.
“Diperusahaan kita ada namanya dana CSR, nah salah satunya adalah tentu yang paling besik yaitu setiap orang berhak mempunyai katakanlah tempat tinggal. Sehingga dalam program Rutilahu (RTLH) ini sudah berjalan sampai saat ini,” pungkasnya. (adib)

















