SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Hari Raya Iduladha menjadi berkah tersendiri bagi pengrajin atau produsen arang batok. Tingginya kebutuhan pasar, membuat omzet produsen arang batok kelapa di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami lonjakan hingga 50 persen dibandingkan tahun lalu.
Ferdy, pelaku usaha produksi arang mengatakan peningkatan permintaan terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Kenaikan paling signifikan berasal dari jenis arang batok kelapa yang saat ini banyak diburu pasar distributor.
“Untuk harga arang tahun ini Rp15 ribu per kilogram. Kita jual untuk harga pasar distributor,” ujarnya, Rabu (20/5).
Menurutnya, momen menjelang Iduladha menjadi salah satu faktor utama meningkatnya penjualan. Permintaan arang untuk kebutuhan pembakaran dan usaha kuliner turut mendorong kenaikan omzet para produsen.
“Untuk tahun ini menjelang Idul Adha ada kenaikan sampai 50 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu,” ucapnya.
Ferdy menjelaskan, pelanggan yang dilayaninya sebagian besar merupakan pelanggan tetap. Meski demikian, peningkatan permintaan tetap terasa signifikan, terutama pada produk arang berbahan batok kelapa.
“Untuk pelanggan di sini memang relatif, jadi kebanyakan melayani pelanggan saja. Jadi peningkatannya banyak di arang jenis batok kelapa, dan bahan bakunya juga sedang melimpah,” bebernya.
Selain memproduksi arang batok kelapa, Ferdy juga mulai memproduksi arang kayu untuk menyesuaikan kebutuhan pasar. Langkah itu dilakukan setelah sebelumnya pasokan batok kelapa sempat mengalami kelangkaan.
“Selain arang batok, saya produksi ada arang kayu, kita mengikuti permintaan pasar karena kemarin bahan batoknya langka, banyak yang beralih ke arang kayu akhirnya kita produksi arang kayu juga,” jelasnya. (eko)