SATELITNEWS.COM, LEBAK—Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Lebak selama tujuh jam memicu longsor di sejumlah wilayah, Minggu (24/5/2026). Akibatnya, sebanyak 8 akses jalan di wilayah Lebak Selatan tertutup material tanah dan bebatuan hingga menghambat aktivitas warga.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, bencana hidrometeorologi terjadi di lima kecamatan yakni Cibeber, Banjarsari, Cilograng, Leuwidamar dan Bayah. Selain longsor, hujan dengan intensitas tinggi juga memicu banjir serta angin kencang di sejumlah titik.
Wilayah terparah terjadi di Kecamatan Cibeber. Longsor tersebar di beberapa desa seperti Gunungwangun, Neglasari, Hegarmanah, Cikadu, Kujangjaya hingga Cisungsang. Material longsor menutup sejumlah ruas jalan kabupaten dan akses lingkungan warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta mengatakan, hujan deras terjadi sejak pukul 15.00 WIB hingga 22.00 WIB. Kondisi tanah yang labil membuat longsor terjadi di banyak titik. “Beberapa akses jalan tertutup total dan belum bisa dilalui kendaraan. Penanganan masih terus dilakukan bersama pihak terkait,” kata Sukanta, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, titik longsor terparah berada di Jalan Situmulya-Kujangsari yang hingga kini masih tertutup material tanah. Selain itu, longsor juga menutup ruas Jalan Pasirkuray-Cisungsang serta Ciparay-Warungbanten. Menurutnya, alat berat milik PUPR Provinsi Banten telah diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat proses pembersihan material longsor yang menutup badan jalan.
Selain longsor, banjir juga merendam puluhan rumah warga di Kecamatan Bayah, tepatnya di Desa Cidikit dan Bayah Barat. Sedikitnya 33 rumah terendam akibat luapan air setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Sekretaris BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama menambahkan, total warga terdampak bencana mencapai 44 kepala keluarga atau 176 jiwa. Selain itu, tercatat tiga rumah mengalami rusak berat, dua rumah rusak sedang dan dua rumah rusak ringan. “Tidak ada korban jiwa maupun pengungsi dalam kejadian ini. Saat ini kondisi banjir di Bayah mulai surut dan warga sudah mulai membersihkan rumah masing-masing,” ujarnya.
BPBD Lebak bersama aparat desa dan unsur terkait masih melakukan asesmen serta koordinasi penanganan di lokasi terdampak. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Lebak Selatan. (mulyana)