SATELITNEWS.COM, SERANG – Menjelang Hari Raya Iduladha, sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional di Kabupaten Serang, mengalami kenaikan. Kenaikan harga itu, disebabkan oleh pasokan kurang, sementara permintaan konsumen meningkat.
Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Adang Rahmat mengatakan, komoditas yang mengalami kenaikan menjelang hari raya iduladha ini antara lain, cabai merah kriting dari sebelumnya Rp35.000 per kilogram menjadi Rp50.000 per kilogram.
Kemudian cabai rawit hijau, dari sebelumnya Rp35.000 per kilogram menjadi Rp50.000 per kilogram, bawang merah dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, gula pasir curah dari Rp17.000 menjadi Rp18.000 per kilogram, gula pasir kemasan Rp18.000 menjadi Rp19.000 per kilogram.
“Tapi ada komoditas yang turun, diantaranya telor ayam ras dari min 30 hari Rp29.000 per kilogram sekarang Rp27.000 per kilogram, cabai rawit merah dari harga Rp70.000 per kilogram sekarang Rp60.000 per kilogram, kedelai lokal dari Rp14.000 sekarang Rp13.000 per kilogram, kemudian tomat dari Rp17.000 sekarang Rp10.000 per kilogram,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).
Adang menuturkan, naiknya harga kebutuhan pokok disebabkan oleh permintaan cukup banyak menjelang hari raya iduladha, sementara pasokan kurang.
“Pasokan masih didatangkan dari luar Kabupaten Serang, tetus ngambilnya di Pasar Induk Rau, jadi naik,” tuturnya.
Adang memprediksi, kenaikan ini akan terjadi sampah hari raya iduladha. Karena setelah hari raya iduladha, kebutuhan tidak begitu banyak dan pasokan stabil.
Adang pun memastikan, terus melakukan pemantauan di sejumlah pasar pasar tradisional yang ada di Kabupaten Serang, seperti Pasar Baros dan Pasar Petir, yang merupakan pasar pantauan ditingkat Kementerian dan Provinsi Banten.
“Sedangkan untuk intervensi harga dari Pemda, kita tidak ada rencana, karena Bulog juga tidak ada operas pasar, dianggap tidak terlalu rawan,” pungkasnya. (sidik)