Kamis, 28 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Tekan Subsidi BBM Rp300 T, Pengembangan Transportasi Massal Dikebut

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 28 Mei 2026 20:37 WIB
Rubrik Nasional
Tekan Subsidi BBM Rp300 T, Pengembangan Transportasi Massal Dikebut

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI Aan Suhanan. Pemerintah tengah mempercepat pengadaan transportasi massal untuk menekan subsidi BBM yang kini mencapai Rp300 triliun. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Pemerintah mempercepat pengembangan transportasi massal perkotaan untuk menekan beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang mencapai Rp300 triliun per tahun. Tingginya biaya mobilitas masyarakat dan dominasi penggunaan kendaraan berbasis BBM dinilai tidak hanya membebani anggaran negara, tetapi juga memperparah kemacetan, polusi udara, hingga ketimpangan akses pekerjaan dan pendidikan.

Kementerian Perhubungan mencatat sektor transportasi saat ini menyerap sekitar 90 persen subsidi BBM nasional. Di saat bersamaan, pengeluaran masyarakat untuk transportasi terus meningkat hingga menggerus pendapatan rumah tangga.

“Saat ini biaya transportasi menghabiskan hingga 30–40 persen pendapatan masyarakat dan sektor ini juga menyerap 90 persen dari subsidi BBM senilai Rp300 triliun per tahun,” kata Direktur
Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).

Menurut Aan, kondisi tersebut memunculkan efek berantai bagi kawasan perkotaan. Waktu perjalanan masyarakat semakin panjang, kerugian ekonomi akibat kemacetan terus membesar, kualitas udara
memburuk, dan akses terhadap layanan dasar menjadi semakin tidak merata.

“Ketidakseimbangan ini menyebabkan masalah, mulai dari semakin lamanya waktu perjalanan, kerugian akibat kemacetan, polusi udara, hingga kesulitan masyarakat mengakses pendidikan dan pekerjaan,” ujarnya.

Sebagai solusi, pemerintah memperluas pengembangan Angkutan Umum Massal Perkotaan (AUMP) di 20 kota utama sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Program itu dirancang untuk memangkas waktu tempuh perjalanan, memperluas aksesibilitas masyarakat, sekaligus memperkuat peran kawasan perkotaan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

BeritaTerbaru

Prabowo Patok Defisit APBN, Optimistis Ekonomi Tumbuh 6,5 Persen

Prabowo Patok Defisit APBN, Optimistis Ekonomi Tumbuh 6,5 Persen

Rabu, 20 Mei 2026 16:57 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2027 Ditetapkan Hingga 6,5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2027 Ditetapkan Hingga 6,5 Persen

Rabu, 20 Mei 2026 14:32 WIB
PMI Tanam 25 Ribu Bibit Mangrove untuk Lindungi Pesisir Buru Selatan

PMI Tanam 25 Ribu Bibit Mangrove untuk Lindungi Pesisir Buru Selatan

Selasa, 19 Mei 2026 20:54 WIB
Israel Tahan Lima Orang WNI, Jurnalis dan Aktivis Kemanusiaan Gaza

Israel Tahan Lima Orang WNI, Jurnalis dan Aktivis Kemanusiaan Gaza

Selasa, 19 Mei 2026 16:41 WIB

Aan menegaskan, pembangunan transportasi publik tidak cukup hanya melalui penambahan armada. Sistem angkutan massal harus dibangun dengan perencanaan terintegrasi, dukungan pendanaan pusat dan daerah, serta tata kelola yang kuat agar mampu berjalan berkelanjutan.

“Pengembangan AUMP memerlukan perencanaan terintegrasi, kerja sama pendanaan antara pusat dan daerah, serta tata kelola yang kuat sehingga diharapkan dapat menciptakan sistem transportasi yang lebih berkelanjutan, adil, dan efisien,” katanya.

Salah satu pengembangan yang kini menjadi perhatian pemerintah ialah layanan Bus Rapid Transit (BRT) melalui skema Buy The Service (BTS) di berbagai daerah. Kota Batam dinilai menjadi contoh pengembangan transportasi publik yang dilakukan secara bertahap dan konsisten.

“Pengembangan Bus Rapid Transit melalui skema BTS ini adalah langkah strategis untuk mewujudkan mobilitas kota yang tertib, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Aan.

Sejak 2024, Pemerintah Kota Batam telah menghadirkan 20 unit bus Trans Batam. Armada itu kemudian bertambah 13 unit pada 2025 dan kembali meningkat 19 unit pada 2026. Dengan tambahan tersebut, total armada BTS yang kini beroperasi mencapai 52 unit.

Selain perluasan armada, Ditjen Perhubungan Darat juga mendorong digitalisasi layanan transportasi melalui aplikasi Mitra Darat dan platform Teman Bus guna mempermudah pemantauan operasional serta memastikan standar pelayanan publik berjalan lebih terukur.

Menurut Aan, modernisasi transportasi publik menjadi bagian penting dalam menekan biaya mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap konsumsi BBM. Jika angkutan umum semakin efisien dan terintegrasi, beban ekonomi warga maupun tekanan subsidi energi negara dapat ditekan secara bertahap.

“Jika tersedia transportasi publik yang efisien maka dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat akibat tingginya biaya transportasi dan kemacetan serta menjadi upaya mencegah krisis energi,” ujarnya.

Di tengah pertumbuhan kota dan meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, pemerintah berharap pengembangan transportasi massal dapat menjadi jalan keluar untuk menekan kemacetan, mengurangi ketergantungan terhadap BBM, sekaligus menjaga keberlanjutan anggaran energi nasional. (rmg/xan)

Tags: massalsubsiditransportasi
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Menteri Pertahanan Tegaskan Tak Ada Izin Lintas Udara
Nasional

Menteri Pertahanan Tegaskan Tak Ada Izin Lintas Udara

Selasa, 19 Mei 2026 16:38 WIB
Dua Bos Perusahaan Kelapa Sawit Didakwa Rugikan Negara 992 Miliar
Nasional

Dua Bos Perusahaan Kelapa Sawit Didakwa Rugikan Negara 992 Miliar

Selasa, 19 Mei 2026 06:52 WIB
KPAI Catat 426 Kasus Anak
Nasional

KPAI Catat 426 Kasus Anak

Senin, 18 Mei 2026 16:37 WIB
Rupiah Terus Melemah, Purbaya: Gak Ada Masalah
Nasional

Rupiah Terus Melemah, Purbaya: Gak Ada Masalah

Senin, 18 Mei 2026 16:34 WIB
Pesawat Tempur Rafale Hingga Rudal Meteor Resmi Diserahkan Kepada TNI-AU
Nasional

Pesawat Tempur Rafale Hingga Rudal Meteor Resmi Diserahkan Kepada TNI-AU

Senin, 18 Mei 2026 13:32 WIB
Fokus Haji Geser ke Armuzna, Semua Jemaah Reguler Sudah di Makkah
Nasional

Fokus Haji Geser ke Armuzna, Semua Jemaah Reguler Sudah di Makkah

Minggu, 17 Mei 2026 17:21 WIB
WTP Kab Tangerang
Dinkes Tangsel Selamat Idul Adha
DAMKAR Tangsel Selamat Idul Adha
BKPSDM Tangsel Selamat Idul Adha
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Tekan Subsidi BBM Rp300 T, Pengembangan Transportasi Massal Dikebut

Pemkab Pandeglang Kembali Raih Opini WTP, Bupati Dewi Dorong Optimalisasi PAD

Selasa, 26 Mei 2026 19:51 WIB
Tekan Subsidi BBM Rp300 T, Pengembangan Transportasi Massal Dikebut

Pemkab Serang Raih Opini WTP 15 Kali Berturut-turut

Kamis, 28 Mei 2026 16:59 WIB
Tekan Subsidi BBM Rp300 T, Pengembangan Transportasi Massal Dikebut

Sachrudin Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden di Cipondoh

Rabu, 27 Mei 2026 16:13 WIB
Ogah Bahas soal Video Call Nakal, Suami Clara Shinta Berharap Pernikahannya Baik Baik Saja

Ogah Bahas soal Video Call Nakal, Suami Clara Shinta Berharap Pernikahannya Baik Baik Saja

Minggu, 24 Mei 2026 06:52 WIB
Tekan Subsidi BBM Rp300 T, Pengembangan Transportasi Massal Dikebut

Pemprov Banten Raih Opini WTP Sepuluh Kali Berturut-turut

Senin, 25 Mei 2026 14:12 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.