SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus meningkatkan nilai-nilai persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pesan tersebut disampaikan dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Lapangan Raden Aria Maulana Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin (1/6/2026).
“Semangat Hari Lahir Pancasila harus menjadi energi bersama dalam memperkuat persatuan dan kesatuan, guna mempercepat pembangunan di Kabupaten Tangerang,” ujar Moch. Maesyal Rasyid kepada Satelit News, seusai upacara.
Upacara bersama yang diikuti oleh jajaran Forkopimda, ASN, TNI, dan Polri ini menjadi simbol kuatnya komitmen lintas sektor dalam menjaga serta mengimplementasikan nilai-nilai dasar negara. Menurut pria yang akrab disapa Rudi Maesyal tersebut, kebersamaan seluruh unsur ini membuktikan bahwa Pancasila tetap menjadi fondasi utama yang harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita semua menjalankan amanah dari Pemerintah Pusat dengan memastikan nilai-nilai dan norma-norma Pancasila terus dikumandangkan di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa Pancasila tidak sekadar menjadi dasar negara, melainkan pedoman hidup yang krusial dalam menjalankan tugas kedinasan maupun kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh lapisan warga.
“Sebagaimana kita tahu bahwa Pancasila adalah dasar negara dan pegangan hidup kita dalam menjalankan tugas sehari-hari. Upaya yang terus-menerus dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, khususnya di Kabupaten Tangerang, sangat diperlukan,” ungkapnya.
Baca Juga: Kekeringan Melanda Pagedangan Tangerang, 200 KK Krisis Air Bersih
Rudi menambahkan, keberagaman yang ada di Kabupaten Tangerang sejatinya harus dikonversi menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan. Nilai toleransi, gotong royong, dan saling menghormati wajib dijaga agar situasi wilayah tetap harmonis dan kondusif.
“Dengan Pancasila, kita hidup, duduk, berdiri, dan juga menjalankan tugas bersama-sama. Nilai-nilai Pancasila kita pelihara dan abadikan. Nilai toleransi juga terus kita kedepankan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Maesyal menekankan bahwa implementasi nyata dari Pancasila harus tercermin langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia pun tidak menutup mata bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang masih memiliki berbagai pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan demi menjawab ekspektasi masyarakat.
“Pastinya, banyak PR yang harus kita kerjakan sebagai implementasi atau penjabaran dari nilai-nilai Pancasila terhadap kepentingan harapan masyarakat Kabupaten Tangerang. Untuk itu, kita jalankan dan kita tingkatkan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, serta kapasitas kita sebagai pelayan masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Indra Waspada menyatakan bahwa Pancasila merupakan kompas utama dalam bernegara. Ia menyebut tema Hari Lahir Pancasila tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sangat relevan dengan dinamika dalam negeri serta situasi global saat ini.
Menurut Indra, nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalam Pancasila tidak hanya mampu merekatkan seluruh elemen bangsa, tetapi juga menjadi modal dasar dalam mewujudkan perdamaian dunia.
Baca Juga: Kemarau Panjang, Puskesmas Panongan Krisis Air Bersih, Pelayanan Tetap Berjalan
”Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai luhur dalam Pancasila,” tuturnya. (alfian/aditya)

















