SATELITNEWS.COM, SERANG – Provinsi Banten, masih menjadi daerah yang diminati para investor. Buktinya, PT Bondara Global International (BGI) membuka usaha di Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, dengan nilai investasi sebesar Rp150 Miliar.
Gubernur Banten Andra Soni, menyambut baik investasi yang dilakukan PT Bondara Global International di wilayah Provinsi Banten. Hal itu, kata dia, bisa menjadi salah satu pintu meningkatkan perekonomian masyarakat dan menumbuhkan pusat perekonomian baru.
“Banyak keunggulan yang dimiliki Banten yang ditopang oleh infrastruktur pendukung operasional usaha bagi para investor. Kami sangat senang atas kunjungan Mister Bond,” katanya, Selasa (2/6/2026).
Andra menjanjikan, Pemprov Banten tidak akan mempersulit pemilik modal untuk membuka usaha, atau melakukan investasi di wilayah Provinsi Banten. Bahkan, kata dia, pihaknya akan membantu para pengusaha untuk mengurus investasi sesuai dengan kewenangan.
Tindakan itu harus dilakukan, karena investasi merupakan salah satu bagian penting dari kemajuan daerah, serta bisa menjadi pintu penyerapan tenaga kerja dan peningkatan perekonomian masyarakat.
“Kami siap membantu sesuai dengan kewenangan kami apabila investor mendapatkan hambatan. Terkait rencana investasi, apa yang bisa kami bantu tolong disampaikan,” tambahnya.
Baca Juga: Anggaran Tenaga Ahli Pemprov Banten Fantastis, Eko Susilo: Semua OPD Diminta Lakukan Evaluasi
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten, Virgojanti mengatakan, PT. Bondara Global International (BGI) sudah melaksanakan investasi di Kabupaten Lebak.
“Sudah, nilai investasinya Rp150 Miliar di Cileles, Kabupaten Lebak. Semoga hal ini bisa menjadi awal bagi investor lain, untuk berinvestasi di Provinsi Banten,” ujarnya.
Direktur Utama PT. Bondara Global International (BGI), Cheng Cen Feng mengatakan, pihaknya mengembangkan kawasan industri seluas 110 hektar di Cileles, Kabupaten Lebak.
Alasan dipilihnya lokasi itu, karena dinilai strategis untuk kawasan industri dan memiliki akses tol.
“Memilih Cileles karena dekat jalan tol meskipun belum operasional,” jelasnya.
Pria yang akrab disapa Mister Bond ini mengatakan, selain perusahaan miliknya, masih ada beberapa rekanan bisnis yang tertarik dan berminat untuk berinvestasi di wilayah Provinsi Banten.
Baca Juga: Pemprov Banten Siapkan Anggaran Rp10,8 Miliar Untuk Perbaiki Jembatan Mekarsari
Terkait hal itu, dia berharap agar Pemprov Banten bisa menjembatani niatan tersebut.
Kata dia, ada rekan bisnis di bidang industri siap untuk berinvestasi saat kawasan industri, ini sudah beroperasi. Di kawasan industri itu, anak usahanya akan berinvestasi pada pengembangan kawasan perumahan jadi atau fabrikasi house type 36, semuanya beton.
“Kami bersama rekanan akan berinvestasi pada pusat data, sekolah artificial intelligence (AI), sekolah AI, hingga pabrik keramik, pintu, dan perlengkapan bangunan rumah lainnya,” imbuhnya. (adib)

















