SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Pemkot Tangerang menyiapkan strategi khusus untuk memulihkan ekonomi pascapandemi Covid-19. Beberapa langkah yang akan dilakukan diantaranya Program Tangerang EMAS, Bazar produk UMKM, Bimtek peningkatan daya saing UMKM, dan penjualan secara daring.
“Selain itu, ada juga Tangerang EMAS, dimana kita bekerja dengan Bank bjb untuk memberikan pinjaman tanpa bunga,” kata Walikota Tangerang Arief Wismansyah di acara Rapat Koordinasi Bidang Keuangan dan Ekonomi yang bertempat di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (16/7).
Rapat koordinasi dipimpin langsung Gubernur Banten Wahidin Halim dan turut dihadiri oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Kepala BPS Provinsi Banten Adhi Wiriana, Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja, dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Banten Muhammad Masykur.
Kemudian, terkait peningkatan daya saing UMKM dan penjualan secara daring, Arief menegaskan pihaknya sedang mendorong dan mempersiapkan digitalisasi UMKM. “Dari total 15 ribu UMKM, sedang kita siapkan digitalisasi bekerjasama dengan Tokopedia dan Bukalapak. Karena menurut data, omzet dari pasar daring naik sampai 400 persen,” tambahnya.
Selain itu, kaitan kembali diizinkannya Ojol untuk mengangkut penumpang, Arief telah berkoordinasi untuk segera mengeluarkan Perwal yang mengatur protokol kesehatan saat membawa penumpang.
“Sudah diatur secara detail di Pergubnya, nanti tinggal kita tindaklanjuti untuk dijadikan panduan buat pengendara ojol yang diatur oleh operator sehingga tetap aman saat membawa penumpang dengan memperhatikan protokol kesehatan,” ungkapnya.
Baca Juga: Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini
Sementara, Gubernur Banten Wahidin Halim menerangkan, untuk memulihkan perekonomian warga di Tangerang Raya, telah diberikan kelonggaran khususnya bagi ojek daring yang kembali diperbolehkan untuk mengangkut penumpang.
“Ojol dibolehkan kembali membawa penumpang dengan catatan dia tetap menggunakan helm, jaket, hand sanitizer, antara penumpang dan pengemudi harus ada sekat pembatas,” ucapnya. “Pemulihan ekonomi tentunya perlahan kita berikan akses mulai dari mall, pabrik, dan rumah makan tetapi tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan,” tukas Gubernur. (made)
























