SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Mayat tanpa identitas di Pulau Tinjil, Pandeglang akhirnya berhasil dievakuasi Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Pandeglang, Jumat (17/7). Mayat tersebut kini dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang untuk dilakukan identifikasi.
Dalam proses evakuasi, petugas sempat mengalami rintangan. Ini karena kondisi lokasi yang berkarang dan gelombang laut yang mencapai 4 hingga 5 meter membuat petugas sembat membatalkan evakuasi. Bahkan para petugas harus basah kuyup dan berenang dengan jarak 500 meter agar bisa sampai pesisir Pulau Tinjil. Hal itu dikarenakan kapal yang dipakai evakuasi tidak dapat bersadar ke bibir pulau tersebut.
Kasat Polair Polres Pandeglang, AKP Dwi Hary Bagio mengungkapkan, para personel dari Satpolair Polres Pandeglang berangkat dari pos MUP Ditpolair Binuangeun menggunakan kapal nelayan sekitar pukul 07.00 WIB menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim evakuasi sampai di Pulau Tinjil lanjutnya, sekitar pukul 10.00 WIB. Tim langsung melakukan pencarian lokasi mayat dan baru bisa ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB. “Kami baru bisa menemukan mayat itu sekitar pukul 12.00 WIB, dan langsung melakukan evakuasi,” kata AKP Dwi, Jumat (17/7).
Namun tambah dia, pada saat hendak melakukan evakuasi pihaknya mendapatkan kendala. Akan tetapi kendala itu dapat diatasinya dengan baik sehingga mayat bisa dievakuasi. “Kendalanya itu kapal tidak bisa bersandar ke darat. Akhirnya anggota berenang ke darat sejauh 500 meter dari kapal. Kemudian harus dibuatkan tempat agar mayat yang di dalam kantung terapung saat dibawa ke kapal,” jelasnya.
Saat ini, katanya lagi, mayat tanpa identitas itu sudah diserahkan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk dilakukan identifikasi. “Sampai di Polsek Cikeusik jam 15.30 WIB, dibawa langsung ke rumah sakit Pandeglang untuk di identifikasi oleh tim identifikasi Polres Pandeglang,” tandasnya.
Sebelumnya, nelayan yang sedang melaut di kawasan Pulau Tinjil menemukan mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas terdampar di Pulai Tinjil, Kamis (16/7), sekitar pukul 04.55 WIB. (nipal)
Baca Juga: Panen Jagung, Polri Dukung Upaya Penguatan Ketahanan Pangan
