SATELITNEWS.COM, SERANG – Wakil Bupati (Wabup) Serang M. Najib Hamas, mengingatkan kepada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) UPT Puskesmas, Labkesda dan Rumah Sakit Drajat Prawarinegara (RSDP), untuk transparan, efisien dan efektif, dalam melaksanakan kegiatan pengadaan barang dan jasa. Sehingga, pelayanan kesehatan semakin baik.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wabup Najib, saat membuka Bimtek Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa pada BLUD UPT Puskesmas, yang dilaksanakan oleh Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Serang, Kamis (11/6/2026).
“Kita apresiasi untuk Bimtek Pengadaan Barang Jasa bagi BLUD, terutama UPT Puskesmas, Labkesda dan RSDP. Output yang diharapkan setiap pengadaan barang dan jasa harus transparan, akuntabel, efisien dan efektif,” kata Najib.
Menurut Najib, dengan optimalisasi pengadaan barang dan jasa sesuai ketentuan yang berlaku maka pelayanan di Puskesmas semakin baik dan maksimal. Sehingga tidak ada lagi cerita tidak bisa melayani pasien karena obat habis.
“Jadi perencanaan untuk pengadaan obat, dan perencanaan untuk alat keperluan pelayanan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pengadaan barang dan jasa,” tuturnya.
Terkait dengan kegiatan pengadaan barang dan jasa di BLUD terdampak efisiensi, Najib mengungkapkan bahwa untuk yang sumbernya anggaran dari APBD semua memang terkena efisiensi.
Baca Juga: Satgas MBG Kabupaten Serang Akan Tindak Tegas SPPG Yang Melanggar
Namun karena BLUD ini sifatnya pengelolaan keuangan lnga secara mandiri, maka pendapatan yang didapatkan dari Puskesmas atau Labkesda bisa dikelola secara mandiri untuk kebutuhan strategis sesuai skala prioritas.
“Tapi diharapkan semua unsur BLUD harus melaksanakan inovasi dan kolaborasi dengan pihak pihak lain, supaya potensi layanan dan pendapatan bisa dioptimalkan,” ujarnya.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Serang, Raden Faisal Rahmansyah menambahkan, dalam Bintek ini fokus utamanya lebih kepada pendalaman tata laksana pengadaan barang dan jasa. Adapun yang ikut dalam Bintek ini yaitu semua Puskesmas yang ada di Kabupaten Serang dan Labkesda.
“Mereka sudah paham, sudah dilatih, tingal kita sosialisasi dan pendalaman juklak juknis saja,” pungkasnya. (sidik)
