SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Suasana di kawasan pertokoan perlengkapan sekolah di Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai dipadati pembeli menjelang dimulainya tahun ajaran baru pada 13 Juli 2026 mendatang. Geliat masyarakat meningkat meski harga seragam sekolah mengalami kenaikan.
Sejak beberapa hari terakhir, para orang tua datang bersama anak-anak mereka untuk melengkapi berbagai kebutuhan sekolah. Mulai dari seragam, tas, sepatu, buku tulis hingga alat tulis menjadi barang yang paling banyak diburu agar seluruh perlengkapan telah siap sebelum hari pertama masuk sekolah.
Terpantau, pengunjung silih berganti memenuhi sejumlah toko perlengkapan sekolah yang berada di kawasan tersebut. Salah seorang pembeli, Hana (26) mengaku sengaja membeli perlengkapan sekolah lebih awal agar tidak terburu-buru ketika kegiatan belajar mengajar dimulai pekan depan.
“Saya belanja buat kebutuhan sekolah, utamanya seragam dan lain-lain. Memang sengaja beli sebelum masuk sekolah agar tidak padat, sekarang juga tokonya sudah ramai, pembeli keluar masuk terus karena memang persiapan masuk sekolah,” ujarnya, Selasa (7/7).
Hana mengatakan, dirinya membeli seragam, sepatu, dan berbagai perlengkapan lain yang dibutuhkan anaknya. Menurutnya, berbelanja lebih awal memberikan ketenangan karena semua kebutuhan sudah tersedia saat hari pertama sekolah tiba nantinya.
“Iya jadi tidak begitu ramai, pilih-pilih keperluan sekolah anak jadinya tidak terburu-buru. Tadi harga satu stel seragam pramuka Rp180 ribu, sedangkan merah putih Rp170 ribu,” katanya.
Baca Juga: Tiga Gudang di Taman Tekno Tangsel Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Miliaran Rupiah
Di sisi lain, peningkatan aktivitas belanja juga dirasakan para pelaku usaha. Pegawai salah satu toko perlengkapan sekolah, Mutiah (23) mengatakan lonjakan pembeli mulai terlihat sejak akhir pekan lalu.
“Sudah mulai ramai karena mau masuk sekolah sejak tiga hari lalu. Yang paling banyak dicari itu seragam, tas, sama buku. Pembelinya bukan hanya dari sekitar sini, tapi juga ada yang datang dari Bintaro dan Jakarta,” ungkapnya.
Menurut Mutiah, setiap menjelang tahun ajaran baru harga seragam sekolah memang mengalami penyesuaian. Tahun ini kenaikannya berkisar lima persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, kondisi tersebut tidak memengaruhi minat masyarakat untuk berbelanja.
“Hanya memang ada kenaikan sekitar lima persen setiap tahun. Walaupun naik, pembeli tetap ramai karena memang sudah menjadi kebutuhan menjelang masuk sekolah,” tuturnya.
Para pedagang memperkirakan lonjakan penjualan masih akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Seiring semakin dekatnya hari pertama masuk sekolah, jumlah orang tua yang datang untuk melengkapi kebutuhan anak diprediksi terus bertambah. (eko)




























