SATELITNEWS.ID, KARAWACI—Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan tak bernyawa di depan Apotek Roxy yang berlokasi di Jalan Beringin Raya, Karawaci, Minggu (19/7). Lansia 69 tahun ini meninggal dengan posisi telentang mulutnya masih ditutupi masker dengan pakaian baju berwarna kuning dan celana pendek krem kotak-kotak.
Kanit Reskrim Polsek Karawaci, Iptu Ronald Sianipar mengatakan, lansia tersebut ditemukan meninggal oleh penjaga saat ingin membuka Apotek sekira pukul 08.00 WIB. Menerima laporan tersebut, jajaran Polsek Karawaci langsung terjun ke lokasi untuk mengevakuasinya.
“Pada saat jam 08.00 WIB buka toko, karyawan dan melihat-lah orang telentang dilihat udah biru kakinya, wah pasti udah meninggal nih. Langsung lah kita cek ke lapangan,” ujarnya.
Ronald mengatakan, saat ditemukan temukan sebagian tubuh mayat tersebut telah membiru. Diperkirakan, lansia tersebut meninggal sekira satu jam lalu sebelum jasadnya ditemukan. Saat diperiksa polisi menemukan identitas. Diketahui, jasad tersebut bernama Max Eduard Maka Ampoh. Dia tinggal tak jauh dari lokasi penemuan jasadnya yakni di Jalan Gede II nomor 91 RT 001 RW 022, Cibodas. “Langsung kita hubungi keluarga untuk minta keterangan,” kata Ronald.
Dari penjelasan salah satu kerabatnya, kata Ronald pria Max Eduard Maka Ampoh ini memang memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan diabetes. Kendati, Ronald belum dapat menyimpulkan ihwal penyebab meninggalnya Max.
“Memang katanya dia ada penyakit darah tinggi, keluarga curiga juga ada gula. Menurut kerabatnya orangnya kan cepet tidur, kalau penyakit yang lain belum tahu,” kata Ronald.
Baca Juga: Lansia Tewas Setelah Dihantam Palu, Polisi Amankan Anak Kandung
Menurut keterangan yang didapat, lanjut Ronald, Max juga sempat menyambangi salah satu kerabatnya di hari yang sama. Setelah itu, Max pergi untuk berolahraga. Dugaan sementara, Max meninggal karena ketelihan saat berolahraga ditambah riwayat penyakit yang dia derita. “Mungkin (karena olahraga), tapi kita belum tahu penyebabnya. Ini sementara kita bawa dulu jasadnya untuk diperiksa,” pungkas Ronald. (irfan/made)
















