SATELITNEWS.COM, SERANG – Anggota Fraksi Partai Gerinda DPRD Kabupaten Serang, mengunjungi kediaman Neng Marni (14), warga Kampung Seba, Desa Harundang, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, yang kesulitan masuk Sekolah Rakyat (SR) akibat tidak ada kuota, Rabu (22/7/2026). Kunjungannya tersebut, untuk memastikan Neng Marni dapat melanjutkan sekolah.
“Saya ditemani oleh Pimpinan Fraksi Gerindra pak Usen dan Bu Dian Damayanti, mengunjungi kediaman Neng Marni. Luar biasa, Neng Marni ini semangat untuk sekolahnya tinggi,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin, Selasa (22/7/2026).
Kata Muhibbin, Neng Marni ini perlu dibantu, karena kesulitan untuk melanjutkan ke jenjang SMA. Karena keinginan Neng Marni, tidak mau membebani orang tua yang ekonominya kurang mampu, sehingga ingin masuk ke Sekolah Rakyat.
“Terkait dengan sekolah rakyat sedang kita koordinasikan, sedang kita upayakan. Tapi ada satu hal yang DPRD Kabupaten Serang garansi, dimana Nen Marni akan tetap sekolah,” tuturnya.
Apalagi saat ini, ada program sekolah gratis dari Provinsi Banten dimasa Kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni. Bukan hanya Negeri, melainkan untuk swasta juga gratis.
“SMA, SMK dan Aliyah, juga gratis. Ini membantu sekali untuk Neng Marni, terkait seragam dan lain sebagainya, kita pastikan kita yang akan bantu,” tuturnya.
Baca Juga: Danrem 064/MY Dan Dandim 0601/Pandeglang Salurkan Bantuan Air Bersih
Diketahui sebelumnya, Marni (14) warga Kampung Seba, Desa Harundang, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, terancam putus sekolah.
Karena harapannya untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat (SR), tidak dapat terwujud akibat tidak adanya kuota untuk Kabupaten Serang ditahun ajaran baru 2026.
Marni pun berharap, keinginnya untuk dapat masuk Sekolah rakyat dapat dibantu oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah. Marni sendiri, merupakan anak dari Nurhayati yang perekonomiannya tergolong tidak mampu.
“Saya berasal dari MTSN 3 Serang, saya mohon kepada ibu Bupati saya ingin bersekolah di Sekolah Rakyat, semoga ibu bisa membantu,” ujar Marni. (sidik)

















