SATELITNEWS.COM, SERANG – Delegasi Pemerintah Kota Gyeongju, Korea Selatan, dan Korea Environment Cooperation Center (KECC), mengunjungi Perumda Tirta Al-Bantani yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Serang, Senin (3/8/2026).
Kunjungan tersebut, untuk memperkuat rencana kerjasama berupa pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ciruas – Kragilan, dan bantuan hibah SPAM Mobile untuk menjangkau desa – desa yang belum mendapat akses air bersih.
Hadir dalam kunjungan tersebut, delegasi Kota Gyeongju dipimpin langsung oleh Yu Si Chul bersama Korea Environment Cooperation Center (KECC), Samwoo Engineering, GM HITECH, serta sejumlah mitra strategis yang disambut oleh Pemerintah Kabupaten Serang dan jajaran Perumda Tirta Al Bantani.
Turut hadir pula, pimpinan PT Sinar Tanputra Mandiri, konsultan Adi Susetyo, Dewan Pengawas, jajaran Perumda Tirta Al Bantani.
Direktur Utama Perumda Tirta Al-Bantani Kabupaten Serang, Eli Mulyadi mengatakan, kunjungan Pemerintah Kota Gyeongju, Korea Selatan ke Perumda Tirta Albantani ini, merupakan kunjungan balasan. Dimana sekitar akhir tahun 2022, Perumda Tirta Albantani membuat proposal mendukung SDGs.
“Jadi Pemerintah Gyeongju rencana kerjasama untuk pengembangan SPAM Ciruas – Kragilan dan memberikan bantuan hibah kepada PDAM Kaitan SPAM Mobile untuk menjangkau beberapa desa yang belum terakses air bersih,” kata Eli Mulyadi, Senin (3/8/2026).
Baca Juga: Kenal dari Aplikasi, Siswi SD di Lebak Dicabuli Pria Berusia 49 Tahun
Eli menuturkan, Pemerintah Kabupaten Serang melalui Perumda Tirta Albantani, terus memperkuat upaya peningkatan layanan air minum melalui pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ciruas–Kragilan.
Proyek strategis tersebut, tidak hanya mengandalkan dukungan pendanaan dari APBN, tetapi juga didorong melalui skema kerja sama business to business (B2B) antara Perumda Air Minum Tirta Al-Bantani Kabupaten Serang, dengan Pemerintah Kota Gyeongju, Korea Selatan.
Sedangkan untuk bantuan hibah SPAM mobile, kata Eli, akan menjangkau desa desa yang belum terakses air bersih seperti di Pontirta dengan SPAM yang bergerak mobile atau mobil yang di desain SPAM.
“Kapasitasnya lumayan banyak, untuk satu RT satu RW, yang belum ada pipanisasi PDAM kita jangkau dengan SPAM Mobile, rencannya ada 10 unit, airnya nanti ngambilnya dari kali kecil, dari air payau, rawa, diambil disedot selang masuk ke intalasi SPAM, dan diolah menjadi air bersih,” ujar Eli.
Sementara, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah yang diwakilkan oleh Asda II Pemkab Serang, Febriyanto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi Korea Selatan yang dinilai bukan sekadar agenda persahabatan antarwilayah, melainkan bentuk kolaborasi strategis dalam mewujudkan pemenuhan hak dasar masyarakat, terhadap akses air bersih dan lingkungan yang sehat.
“Pertemuan ini merupakan langkah nyata, antara dua daerah yang memiliki komitmen yang sama, yaitu menjamin hak dasar masyarakat atas air bersih. Kabupaten Serang melihat Gyeongju sebagai role model dalam pengelolaan utilitas publik yang modern, berkelanjutan, dan berbasis teknologi,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Pandeglang Kolaborasi dengan BSSN RI, Kukuhkan Tim Tanggap Insiden Siber
Menurut Febriyanto, akses terhadap air bersih merupakan fondasi penting bagi kualitas hidup masyarakat sehingga tidak dapat dipandang sebagai sekadar komoditas.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Serang berkomitmen menindaklanjuti Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya dengan berbagai aksi konkret.
Salah satu tindak lanjut kerja sama tersebut, adalah pelaksanaan survei lapangan di 10 titik calon lokasi bantuan Mobile SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum), serta pembahasan pengembangan jaringan SPAM di wilayah Serang Tengah, Ciruas, dan Kragilan.
“Kegiatan ini menjadi bukti, bahwa kerja sama yang kita bangun tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi diwujudkan melalui langkah-langkah nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan akses air bersih yang layak,” tukasnya.
Febriyanto juga berharap, kehadiran para tenaga ahli dari Kota Gyeongju dapat memberikan transfer pengetahuan dan teknologi kepada Perumda Tirta Al Bantani, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi operasional, hingga pengelolaan air limbah domestik yang lebih berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Serang, memberikan dukungan penuh terhadap implementasi kerja sama ini. Kami siap menciptakan regulasi dan fasilitasi yang kondusif, agar seluruh rencana, mulai dari bantuan Mobile SPAM, hingga pembangunan jaringan perpipaan permanen, dapat terlaksana secara cepat, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Febriyanto menambahkan, kerja sama antara Kabupaten Serang dan Kota Gyeongju diharapkan menjadi tonggak baru diplomasi daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur air bersih yang andal.
Febriyanto pun mengucapkan selamat, kepada seluruh delegasi Gyeongju yang akan melaksanakan rangkaian kegiatan teknis di Kabupaten Serang dan Jakarta.
Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan warisan pembangunan, berupa layanan air bersih yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. (sidik)




















