Kamis, 20 Agustus 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Indonesia Impor Minyak RI 700 Ribu Barel, Pembatasan Pertalite Masih Dikaji

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 20 Agu 2026 07:17 WIB
Rubrik Edukasi, Nasional
Indonesia Impor Minyak RI 700 Ribu Barel, Pembatasan Pertalite Masih Dikaji

PEMBATASAN PEMBELIAN PERTALITE: Antrean pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Pertamina kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (19/8). Pemerintah berencana membatasi pembelian Pertalite bagi masyarakat yang masuk kelompok kesejahteraan tertinggi, khususnya kelompok desil 9 dan 10. (NG PUTU WAHYU RAMA / RM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Indonesia masih menghadapi jurang besar antara produksi dan konsumsi minyak. Lifting nasional saat ini hanya berada di kisaran 600.000-610.000 barel per hari, sementara kebutuhan minyak mencapai sekitar 1,5-1,6 juta barel per hari.

Kesenjangan tersebut membuat Indonesia masih harus mengimpor sekitar 700.000 barel minyak setiap hari. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan kebutuhan impor itu sebenarnya telah berkurang setelah pemerintah menerapkan program biodiesel B50.

“B50 itu mampu mengonversi kurang lebih sekitar 300 ribu sampai 390 ribu barrel,” ujar Bahlil dalam The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik membuat harga minyak dunia bergerak sangat fluktuatif. Menurut Bahlil, kondisi tersebut terjadi karena para pemimpin dunia kini lebih memprioritaskan kepentingan energi negaranya masing-masing.

“Saya memperumpamakan seperti orang sakit malaria, pagi bisa turun, malam bisa naik, tiga hari bisa turun, tujuh hari bisa naik. Tergantung kesepakatan dan isu yang dibangun antara Selat Hormuz dikuasai oleh siapa dan sudah ditutup atau sudah dibuka,” katanya.

Besarnya kebutuhan impor tersebut membuat pemerintah mendorong pengembangan sumber energi alternatif untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Salah satu yang menjadi perhatian adalah panas bumi.

Baca Juga: Utang RI Tembus Rp8.095 Triliun

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah mencari terobosan energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi impor di tengah ketidakpastian geopolitik dan pergerakan harga energi global.

Indonesia memiliki potensi panas bumi yang sangat besar, bahkan termasuk yang terbesar di dunia. Namun, pemanfaatannya saat ini baru berada di kisaran 10-13 persen.

BeritaTerbaru

601 Kecelakaan Laut, Manifes Penumpang Tak Sesuai Fakta

601 Kecelakaan Laut, Manifes Penumpang Tak Sesuai Fakta

Kamis, 20 Agu 2026 07:50 WIB
SIM Keliling Tangsel Senin 8 Juni 2026, Cek di Sini Lokasi dan Jadwalnya

Layanan SIM Keliling Jakarta Kamis 20 Agustus, Cek Lokasinya

Kamis, 20 Agu 2026 07:46 WIB
DJP Bongkar Meterai Ilegal 3,4 Juta Keping, Kerugian Rp 1 T Terselamatkan

DJP Bongkar Meterai Ilegal 3,4 Juta Keping, Kerugian Rp 1 T Terselamatkan

Kamis, 20 Agu 2026 07:23 WIB
SIM Keliling Tangsel Senin 8 Juni 2026, Cek di Sini Lokasi dan Jadwalnya

SIM Keliling Jakarta Rabu 19 Agustus, Cek Lokasinya

Rabu, 19 Agu 2026 07:19 WIB

Untuk mempercepat pengembangan proyek panas bumi, pemerintah mengevaluasi berbagai regulasi yang dinilai masih menjadi hambatan. Sejumlah tahapan aturan telah dipangkas, meski masih terdapat kendala yang perlu dibenahi.

“Tidak ada cara lain untuk melakukan percepatan implementasi geotermal supaya bisa menjadi listrik ataupun menjadi yang lain, adalah harus ada kolaborasi antara pengusaha dan regulator,” kata Bahlil.

Selain memperkuat pasokan energi domestik, pemerintah juga berupaya menata konsumsi energi bersubsidi agar lebih tepat sasaran. Salah satu kebijakan yang kini masih dikaji adalah pembatasan Pertalite bagi masyarakat yang masuk kelompok ekonomi atas.

Bahlil menegaskan pembatasan Pertalite untuk desil 9 dan 10 belum diputuskan. Selama pembahasan belum menghasilkan keputusan, distribusi Pertalite tetap berjalan dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: 70 Persen Masyarakat Indonesia Melek Keuangan

“Pembatasan Pertalite masih di dalam pembahasan, ya,” ujarnya.

Saat ini, batas pembelian yang berlaku tetap 200 liter Pertalite per hari untuk bus dan truk serta 50 liter per hari untuk kendaraan roda empat.

“Masih seperti itu aja,” kata Bahlil.

Ia mengingatkan Pertalite merupakan BBM penugasan yang ditujukan bagi masyarakat yang berhak memperoleh subsidi. Karena itu, kelompok masyarakat yang secara ekonomi telah mampu diminta beralih menggunakan BBM nonsubsidi.

“Yang sudah kaya-kaya, yang sudah mampu itu jangan mengambil hak rakyat, lah. Subsidi itu ya untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya,” ujar Bahlil.

Bahlil juga meminta masyarakat desil 9 dan 10 yang masih menggunakan BBM penugasan beralih ke BBM nonsubsidi atau kendaraan listrik. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar kuota BBM subsidi tidak terserap oleh kelompok yang sebenarnya mampu.

“Masa sih kalau desil 9 dan 10 itu, masa kita mau pakai subsidi? Ya sudahlah, yang kaya-kaya, yang sudah mampu itu jangan mengambil hak rakyat. Subsidi itu untuk saudara-saudara kita yang berat menerimanya,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pengendalian subsidi BBM, khususnya Pertalite, dapat dilakukan secara bertahap. Ia menilai sistem yang dimiliki Pertamina sudah mumpuni untuk mendukung pembatasan tersebut.

Dalam skema yang tengah dibahas, masyarakat yang masuk desil 9 dan 10 tidak lagi diperbolehkan membeli Pertalite dan harus beralih ke BBM nonsubsidi. Purbaya mengatakan pengendalian subsidi tersebut bertujuan memastikan subsidi energi tersalurkan kepada masyarakat yang berhak. (rmg/xan)

Tags: imporIndonesiaMINYAK
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Utang RI Tembus Rp8.095 Triliun
Nasional

Utang RI Tembus Rp8.095 Triliun

Selasa, 18 Agu 2026 16:48 WIB
Yaqut Tolak Diadili Tipikor, Sebut Kerugian Negara tak Berdasar
Nasional

Yaqut Tolak Diadili Tipikor, Sebut Kerugian Negara tak Berdasar

Selasa, 18 Agu 2026 16:45 WIB
IPDN Buka Pendaftaran Seleksi Penerimaan Calon Praja, Cek Syarat dan Cara Mendaftar
Nasional

IPDN Buka Pendaftaran Seleksi Penerimaan Calon Praja, Cek Syarat dan Cara Mendaftar

Selasa, 18 Agu 2026 07:27 WIB
ILUSTRASI layanan SIM keliling. (ISTIMEWA)
Nasional

Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 18 Agustus, Cek Lokasinya

Selasa, 18 Agu 2026 07:05 WIB
Gempa Susulan di NTT Bikin Panik Upacara Hari Kemerdekaan
Nasional

Gempa Susulan di NTT Bikin Panik Upacara Hari Kemerdekaan

Senin, 17 Agu 2026 17:23 WIB
Megawati Kritisi Makna Merdeka, Sentil Hukum, Tambang hingga BPJS
Nasional

Megawati Kritisi Makna Merdeka, Sentil Hukum, Tambang hingga BPJS

Senin, 17 Agu 2026 17:18 WIB
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Jangan Tertipu Test Pack Positif, Dokter RS Sari Asih Ungkap Pentingnya USG Dini Cegah Hamil Anggur

Jangan Tertipu Test Pack Positif, Dokter RS Sari Asih Ungkap Pentingnya USG Dini Cegah Hamil Anggur

Jumat, 14 Agu 2026 13:57 WIB
PEMOHON E-KTP -- Petugas Disdukcapil Kabupaten Serang, sedang melayani pemohon e-KTP. (ISTIMEWA)

Sempat Terkendala Tinta, Pencetakan E-KTP di Kabupaten Serang Kembali Normal

Selasa, 18 Agu 2026 14:55 WIB
HUT RI ke-81, 569 Warga Binaan Rutan Tangerang Terima Remisi

HUT RI ke-81, 569 Warga Binaan Rutan Tangerang Terima Remisi

Senin, 17 Agu 2026 21:40 WIB
Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Pandeglang, M. Habibi Arafat. (ISTIMEWA)

Anggota DPRD Pandeglang Minta Kasus Asusila Diusut Tuntas

Kamis, 13 Agu 2026 20:51 WIB
22 Jembatan Merah Putih Bakal Dibangun di Kabupaten Tangerang

22 Jembatan Merah Putih Bakal Dibangun di Kabupaten Tangerang

Kamis, 13 Agu 2026 21:40 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.