SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG –- Ubrug, sebuah kesenian tradisional asli Pandeglang, Provinsi Banten, yang hingga kini masih bertahan di tengah masyarakat.
Namun, seiring perkembangan zaman Kesenian Tradisional tersebut sudah mulai terpinggirkan dari masyarakat Pandeglang. Namun demikian, komunitas Info Bercanda salah satu grup Ubrug dari Padepokan Maung Pande, tidak lelah terus melakukan sosialisasi dengan menggelar pertujukan dari kampung ke kampung, untuk melawan kepunanan seni asal Banten itu.
Kegiatan yang diberi tema “Teater Ubrug” ini, dilakukan di dua Kampung yakni Kampung Cimalati, Desa Pasir Eurih, Kampung/Desa Cigandeng, Kabupaten Pandeglang, selain menyosialisasikan acara ini, juga bagian dari perayaan HUT RI ke 81.
Surya Galung, pimpinan Maung Pande menyampaikan, seni pertunjukan Tradisional Ubrug saat ini kurang banyak dikenal dikalangan anak muda.
Oleh karena itu, kegiatan ini untuk menyosialisasikan Kesenian Ubrug pada masyarakat Pandeglang ini, digelar sebagai upaya nyata pelestarian budaya lokal di tengah ancaman kepunahan.
Lanjutnya, meski pentas di panggung sederhana di tengah kampung, namun ini tidak menyurutkan semangat para pemain.
Baca Juga: Krisis Air Bersih Masih Melanda, Warga Desa Idaman Pandeglang Butuh Penanganan Serius
Ia juga menjelaskan, seni pertunjukan Ubrug adalah mengkolaborasikan unsur tari, silat, debus, dan musik tradisional, yang dirajut dalam lakon-lakon jenaka khas Ubrug.
“Sebenarnya, Ubrug ini bukan sekedar tontonan. Namun, ini adalah kesenianya orang Banten khsusunya Pandeglang. Bisa jadi, ini jati diri orang Pandeglang. Oleh karena itu, kami harap bisa dikenal oleh generasi muda sekarang, agar kesenian ini tidak punah,” ungkapnya, Selasa (25/8/2026).
Aria, salah seorang pemain musik dalam kesenian Ubrug menyampaikan, kegiatan itu selain merayakan hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81, ini juga upaya sosialisasi kepada masyarakat tentang kesenian Ubrug.
Karena, tantangannya adalah ancaman kepunahan lantaran banyak yang kurang tahu, dan kurang memahami tentang kesenian Ubrug.
“Kami berharap kedepan, ada tempat untuk menampilkan kesenian – kesenian tradisional asli Pandeglang, supaya anak – anak muda juga bisa tertarik dengan kesenian ini, ” tegasnya.
Asep, salah seorang penonton mengatakan, penampilan kesenian tradisional Ubrug itu sangat menarik. Karena, pertujukannya banyak, mulai dari silat, tari dan debus. Dirinya mengaku, baru tahu dengan kesenian ini.
Baca Juga: Desa Bandung Pandeglang Siap Expor Ikan Mas Sinyonya dan Udang Sawah ke Papua Nugini
“Saya rasa ini perlu dikembangkan, agar kedepan generasi muda bisa tahu, bahkan minat untuk belajar kesenian tradisional Ubrug itu,” terangnya. (mardiana)

















