Kamis, 24 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Tahan Suku Bunga, BI Perkuat Rupiah

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 24 Sep 2026 08:18 WIB
Rubrik Bisnis, Nasional
Tahan Suku Bunga, BI Perkuat Rupiah

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (ketiga kiri) didampingi Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono, Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta, Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman, Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali, dan Deputi Gubernur BI Solikin M. Juhro memberikan keterangan dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, Rabu (24/9/2026). BI memutuskan mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, Deposit Facility 4,75%, dan Lending Facility 6,50%. (KHAIRIZAL ANWAR / RM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan BI Rate sebesar 5,75 persen pada September 2026. Di tengah tekanan global yang kembali meningkat, bank sentral memilih memperkuat sejumlah instrumen untuk menjaga stabilitas rupiah ketimbang menaikkan suku bunga.

Keputusan itu diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 22–23 September 2026. Ini adalah RDG tatap muka perdana yang dihadiri secara lengkap oleh Gubernur BI dan seluruh anggota Dewan Gubernur.

“Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 22-23 September 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%,” kata Gubernur BI Destry Damayanti dalam konferensi pers, Rabu (23/9/2026).

BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75 persen dan Lending Facility 6,50 persen. Keputusan ini memperpanjang penahanan BI Rate selama empat bulan berturut-turut sejak Juni.

Menurut BI, keputusan tersebut terutama ditujukan untuk menjaga stabilitas rupiah dan memastikan inflasi tetap berada dalam sasaran 2,5 persen plus-minus 1 persen pada 2026 dan 2027.

Tekanan yang dihadapi rupiah datang ketika ketidakpastian global meningkat. Eskalasi perang di Timur Tengah sempat mendorong harga minyak hingga US$132 per barel sebelum turun di bawah US$100 pada 22 September. Harga sejumlah komoditas global juga meningkat.

Baca Juga: Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Pada saat yang sama, ekonomi dunia diperkirakan tumbuh sekitar 3 persen pada 2026 dengan inflasi sekitar 4,6 persen.

Bank sentral Amerika Serikat masih mempertahankan suku bunga Federal Funds Rate (FFR) pada 3,75–4 persen setelah kenaikan pada September, dengan kemungkinan kenaikan lanjutan masih terbuka. Imbal hasil obligasi AS pun meningkat, sementara minat investor terhadap pasar negara berkembang tertahan dan dolar AS tetap kuat.

BeritaTerbaru

Gerindra Tetap Teratas, PDI-P dan Golkar Membuntuti

Gerindra Tetap Teratas, PDI-P dan Golkar Membuntuti

Kamis, 24 Sep 2026 08:21 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

SIM Keliling Jakarta Kamis 24 September, Cek Lokasinya

Kamis, 24 Sep 2026 07:48 WIB
Realisasi Investasi Kota Tangerang Capai Rp11,73 Triliun, DPMPTSP Optimistis Lampaui Target

Realisasi Investasi Kota Tangerang Capai Rp11,73 Triliun, DPMPTSP Optimistis Lampaui Target

Rabu, 23 Sep 2026 14:50 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Senin 31 Agustus, Ada di 5 Lokasi

SIM Keliling Jakarta Rabu 23 September, Cek Lokasinya

Rabu, 23 Sep 2026 08:03 WIB

Kondisi itu menjadi tantangan karena ekonomi Indonesia sendiri masih memiliki ruang untuk tumbuh. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2026 berada di kisaran 4,9–5,7 persen, ditopang konsumsi rumah tangga dan investasi. Neraca perdagangan kembali mencatat surplus dan cadangan devisa berada sekitar US$146 miliar.

“Ekonomi domestik kita masih tumbuh namun perlu didorong. Kita cari kebijakan lain dengan concern apa dengan kondisi higher fo longer, ini harus kita counter,” ujar Destry.

Karena itu, BI memperkuat kebijakan di pasar valuta asing untuk mengurangi biaya perlindungan terhadap perubahan nilai tukar atau hedging. Insentif untuk Swap Beli Lindung
Nilai ke BI atas pendanaan asing dinaikkan dari 12,5 persen menjadi 15 persen untuk tenor tiga bulan, 20 persen untuk enam bulan, dan 25 persen untuk 12 bulan.

Untuk DNDF Hedging, insentif dinaikkan dari 15 persen menjadi 25 persen untuk tenor enam bulan dan 30 persen untuk 12 bulan. BI juga melanjutkan insentif transaksi menggunakan mata uang lokal (LCT), antara lain dengan menambah 10 persen premi Swap Beli Lindung Nilai dan mengurangi 10 persen premi DNDF Jual Lindung Nilai.

Baca Juga: Bank Indonesia Buka Seleksi Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer, Cek Persyaratannya

Selain rupiah, BI tetap berupaya memastikan kebijakan stabilisasi tidak menghambat penyaluran kredit.

Hingga minggu pertama September, insentif Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang diperoleh perbankan mencapai Rp461,2 triliun, terdiri atas Rp338,2 triliun untuk mendukung pembiayaan dan Rp123 triliun untuk pendalaman pasar uang. Angka itu meningkat dari Rp446,5 triliun pada Agustus.

Sejak 1 September, skema KLM dibuat lebih selektif dengan mempertimbangkan kondisi likuiditas dan komposisi portofolio masing-masing bank. BI ingin insentif tersebut lebih efektif mendorong kredit ke sektor prioritas dan produktif, bukan sekadar meningkatkan kepemilikan surat berharga.

Langkah lain akan mengikuti, termasuk penguatan kebijakan rasio pembiayaan inklusif dan berkelanjutan (RPIM) mulai 1 Oktober serta pengembangan transaksi digital dan LCT. Dalam kerja sama LCT, Singapura menjadi mitra baru sejak Agustus 2026.

Dengan kombinasi kebijakan tersebut, BI mempertahankan ruang untuk menjaga stabilitas rupiah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi domestik di tengah tekanan eksternal yang belum mereda. (rmg/xan)

Tags: Bank IndonesiaBISuku Bunga
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Beras Ilegal Bikin Kesal 2 Menteri, Rp27,3 Miliar Barang Selundupan Ditindak
Nasional

Beras Ilegal Bikin Kesal 2 Menteri, Rp27,3 Miliar Barang Selundupan Ditindak

Selasa, 22 Sep 2026 17:10 WIB
Musim Hujan Telat, El Nino Hingga Awal 2027
Nasional

Musim Hujan Telat, El Nino Hingga Awal 2027

Selasa, 22 Sep 2026 17:03 WIB
Tanpa Tes, Pemerintah dan DPR Sepakati Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
Edukasi

Tanpa Tes, Pemerintah dan DPR Sepakati Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Selasa, 22 Sep 2026 15:35 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 22 September, Cek Lokasinya

Selasa, 22 Sep 2026 08:10 WIB
Puncak HPN 2026 Regional, WMS Ajak Konsumen Loyal Honda Riding dan Seru-Seruan Bareng
Bisnis

Puncak HPN 2026 Regional, WMS Ajak Konsumen Loyal Honda Riding dan Seru-Seruan Bareng

Senin, 21 Sep 2026 20:32 WIB
Mendes PDT Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Desa melalui Dana Desa
Bisnis

Mendes PDT Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Desa melalui Dana Desa

Senin, 21 Sep 2026 18:07 WIB
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Kepala BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat. (ISTIMEWA)

Sudah 20 Kecamatan di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan

Kamis, 17 Sep 2026 19:53 WIB
PEMBUKAAN UKW : Kapolda Banten Irjenpol Hengki menghadiri pembukaan UKW di Mapolda Banten. (ISTIMEWA)

Puluhan Wartawan Ikuti UKW di Aula Mapolda Banten

Selasa, 22 Sep 2026 18:05 WIB
JANDA MISKIN : Seorang janda miskin asal Kecamatan Labuan butuh perhatian. Ditengah banyaknya warga miskin di Banten, Pemprov Banten berencana mengurangi dana Bansos bagi masyarakat. (ISTIMEWA)

Pemotongan Bansos Bukan Solusi, Pemprov Diminta Lebih Kreatif

Rabu, 23 Sep 2026 13:47 WIB
Pemerintah Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Jadi PPPK Penuh Waktu Tanpa Tes

Pemerintah Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Jadi PPPK Penuh Waktu Tanpa Tes

Senin, 21 Sep 2026 17:49 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 22 September, Cek Lokasinya

Selasa, 22 Sep 2026 08:12 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.