SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG — Guna memperluas partisipasi masyarakat dalam hal donor darah, dan membantu memenuhi kebutuhan kantung darah bagi pasien yang memerlukan transfusi, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Pandeglang, meluncurkan Komunitas Donor Darah Berbasis Masjid (KDDM), di Masjid Agung Ar-Rahman Pandeglang.
Kegiatan tersebut, juga bertujuan mendorong peran masjid dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Ini merupakan hasil kerja sama, antara DMI dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pandeglang, dan Ikatan Remaja Masjid (Irema) Masjid Agung Ar-Rahman.
Ketua Pelaksana Kegiatan yang juga Pengurus DMI Kabupaten Pandeglang, Elin Herlina mengatakan, program ini diluncurkan atas dasar kepedulian antar sesama umat, dan mencermati data dari Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pandeglang.
Data tersebut menunjukkan, pemenuhan kebutuhan darah masih menghadapi tantangan, karena ada beberapa komponen darah yang harus segera diproses setelah pengambilan dan memiliki masa penyimpanan yang relatif singkat.
“Kondisi ini, menunjukkan pentingnya ketersediaan pendonor sukarela yang dapat berpartisipasi secara rutin. Semakin luas jangkauan donornya, akan semakin banyak stok kantung darah yang didapat,” kata Elin Herlina, Senin (26/10/2026).
Baca Juga: Anggota Polres Lebak Donor Darah untuk Kemanusiaan
Ia juga berharap, dengan adanya Komunitas Donor Darah Berbasis Masjid (KDDM), dapat menjadi salah satu upaya memperluas basis pendonor di tengah masyarakat.
Karena menurutnya, ketersediaan darah menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pelayanan kesehatan, serta mempercepat pertolongan bagi pasien yang membutuhkan.
“Di Kabupaten Pandeglang, upaya memenuhi kebutuhan tersebut, memerlukan partisipasi pendonor secara berkelanjutan, terutama untuk mengantisipasi kebutuhan golongan darah tertentu dan komponen darah yang masa simpannya terbatas,” tambahnya.
Sementara, Ketua DMI Kabupaten Pandeglang Ramadhani mengatakan, kegiatan donor darah berbasis masjid, direncanakan berlangsung secara berkala setiap tiga bulan sekali.
Melalui kegiatan tersebut, jamaah diharapkan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan secara terorganisir dan berkelanjutan.
Sementara, anggota KDDM berasal dari jamaah masjid-masjid di wilayah Kabupaten Pandeglang.
Baca Juga: Tak Cuma Kejar Medali, Atlet KONI Kabupaten Tangerang Donor Darah Sambut Haornas 2026
“DMI optimistis, program tersebut dapat dikembangkan di masjid-masjid di seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang. Dengan jaringan masjid yang tersebar di berbagai wilayah, komunitas ini diharapkan dapat memperluas jangkauan sosialisasi, dan mengajak lebih banyak masyarakat menjadi pendonor sukarela,” harapnya.
Ramadhani menambahkan, melalui program ini, DMI Kabupaten Pandeglang berupaya memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pemberdayaan umat, sekaligus ruang partisipasi masyarakat dalam membantu sesama.
Kegiatan donor darah secara berkala, diharapkan dapat mendukung ketersediaan darah dan memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Pandeglang.
“Bagi masyarakat yang ingin bergabung dengan KDDM, dapat menghubungi Sekretariat DMI Kabupaten Pandeglang, di Masjid Agung Ar-Rahman,” pungkasnya. (mardiana)

















