SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG — Kepala Dusun (Kadus) Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Ade Komarudin, memberikan peringatan keras bagi masyarakatnya khususmya terkait bahaya gigitan atau terkaman buaya.
Hal itu, menyusul adanya seorang warga Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, M. Romli alias Domi (50) yang menjadi korban diterkam buaya.
Menurutnya, peristiwa tersebut bermula ketika Minggu (25/10/2026) sekira pukul 19.30 WIB korban bersama satu orang rekanya sedang menangkap ikan, di Muara Ci Camara dengan alat jaring ikan di kedalaman air sepaha orang dewasa,
Tanpa diketahui, tiba–tiba seekor buaya dari arah belakang langsung menerkam bagian betis sebelah kanan korban.
“Sontak korban berteriak, dan membuat rekannya kaget dan panik. Kemudian, langsung meminta pertolongan masyarakat,” kata Ade, Senin (26/10/2026).
Pria yang juga Koordinator Boedak Saung Rescue (BSR) wilayah Cigeulis ini, menambahkan korban merupakan petani/pekebun warga Kampung Simpang RT.001/RW.003, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.
Baca Juga: Kerugian Negara Akibat Korupsi LKM Senilai Rp264 Juta Dikembalikan ke Pemkab Pandeglang
Menurutnya, korban dapat diselamatkan dengan dibawa ke Puskesmas terdekat, serta langsung ditangani oleh tim medis setempat.
“Saya lihat ada beberapa luka, di bagian betis dan kaki, sudah ditangani tim medis setempat,” ujar pria yang akrab disapa Beno ini.
Pembina BSR Ade Mulyana menyatakan, pihaknya sudah menerima laporan adanya peristiwa korban diterkam buaya itu.
Selanjutnya ujar Ade, pihaknya juga berkoordinasi dengan aparatur desa, kecamatan dan jajarannya, Muspika, agar tidak terjadi kembali peristiwa tersebut.
“Harus ada antisipasi dan upaya pencegahan bersama-sama. Jangan sampai peristiwa semacam itu, kembali terjadi dan menimbulkan korban – korban lain,” pungkasnya. (mardiana)

















