SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang mewisuda sebanyak 1.064 lulusan, Selasa (27/10/2026). Prosesi wisuda yang digelar di Hall Nusantara ICE BSD selain dihadiri oleh civitas akademika dan keluarga lulusan juga dipadati oleh undangan. Mulai dari Wakil Wali kota Tangerang Maryono, Ketua Aptisi Banten Prof Dr Po Abas Sunarya, pihak LLDIKTI dan lain sebagainya.
Rektor Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang, Prof. Mustafa Kamil, mendorong para lulusan perguruan tinggi untuk membangun kemandirian dan mengembangkan usaha di tengah tantangan ekonomi global dan nasional yang berdampak terhadap peluang kerja.
Pesan tersebut disampaikan Mustafa Kamil kepada para wisudawan UNIS tahun 2026. Menurut dia, kondisi ekonomi dan dinamika politik regional berpotensi memengaruhi perekonomian nasional maupun internasional, termasuk ketersediaan lapangan kerja.
Karena itu, para lulusan baru atau fresh graduate diminta bersabar menghadapi persaingan kerja sekaligus mencari alternatif untuk membangun masa depan. Salah satunya melalui kewirausahaan sembari menunggu kondisi ekonomi dan kesempatan kerja yang lebih baik.
“Untuk teman-teman alumni, terutama fresh graduate, ini harus bersabar melihat kondisi seperti ini. Tentu banyak pekerjaan yang agak tertutup. Oleh karena itu, mereka saya sarankan untuk membangun kemandirian dulu atau berwirausaha sebelum menunggu kondisi ekonomi yang betul-betul mapan,” ujar Mustafa.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar terus meningkatkan kompetensi, baik bagi mereka yang masih mencari pekerjaan maupun yang telah bekerja. Pengembangan kemampuan secara berkelanjutan dinilai penting untuk menjaga relevansi keterampilan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus membuka peluang karier yang lebih baik.
Baca Juga: Wisuda 1.200 Orang, Lulusan UNIS Tangerang Diharapkan Bisa Berkiprah Membangun Bangsa
Mustafa berharap, 1.064 mahasiswa yang diwisuda tahun ini dapat menjadi lulusan yang membanggakan keluarga dan almamater serta mampu meraih keberhasilan dalam bidang masing-masing. “Kata kuncinya adalah mereka tetap sabar, tawakal, dan selalu berdoa, serta selalu berusaha mengembangkan kemampuan dirinya secara mandiri atau lifelong learning,” katanya.
LSP Jadi Bekal Tambahan Kompetensi
Selain mendorong kemandirian, Mustafa menyoroti peran Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang dimiliki UNIS sebagai salah satu bekal tambahan bagi mahasiswa untuk menghadapi persaingan dunia kerja. Menurut dia, pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan sesuai program studi, tetapi juga perlu diperkuat dengan kompetensi profesi yang relevan.
Melalui LSP, mahasiswa berkesempatan memperoleh tambahan kompetensi yang dapat menunjang daya saing ketika memasuki dunia kerja dengan cakupan yang lebih luas. “Dengan LSP ini, mereka ada tambahan pengetahuan dan tambahan kompetensi. Sehingga kalau mereka mau bersaing di dunia yang lebih luas lagi, saya yakin mereka sudah siap,” ujarnya.
Ia juga mendorong lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister atau S2, terutama bagi mereka yang ingin meniti karier sebagai dosen, widyaiswara, maupun profesi lain yang membutuhkan kualifikasi pendidikan lebih tinggi.
Sementara, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati UNIS tahun 2026, baik lulusan program sarjana (S1) maupun magister (S2). Ia mengingatkan bahwa wisuda bukan akhir dari proses belajar dan perjuangan. Setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, para lulusan diharapkan terus mengembangkan diri serta berkontribusi di tengah masyarakat, dunia usaha, maupun sektor pendidikan.
Baca Juga: Pertama Kalinya, UNIS Tangerang Wisuda Puluhan Mahasiswa Warga Binaan Lapas, Ada yang IPK 3,93

Maryono juga mendorong lulusan agar tidak terpaku pada pekerjaan formal di perkantoran atau jabatan dalam struktur organisasi. Menurut dia, kreativitas dan inovasi dapat menjadi jalan bagi lulusan untuk berkarya sekaligus memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Menjadikan diri kalian bermanfaat untuk banyak orang tidak harus dengan profesi di kantor ataupun dalam struktur yang resmi. Berkreativitaslah, berinovasilah, semoga kalian menjadi influencer yang juga banyak disenangi oleh orang lain dan tentunya bermanfaat untuk orang banyak,” kata Maryono.
Terkait pengembangan akses pendidikan, Maryono menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di wilayahnya. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan pendidikan masyarakat melalui program Gampang Sekolah.
Ia menyebut dukungan pendidikan juga diberikan kepada sekolah pada jenjang SD dan SMP. Sementara itu, mahasiswa yang akan menerima beasiswa dari Pemerintah Kota Tangerang harus melalui proses seleksi.
“Untuk dikaitkan dengan program Gampang Sekolah, Pemerintah Kota Tangerang bekerja sama dengan beberapa kampus yang ada di Kota Tangerang. Untuk mahasiswa, kita akan seleksi untuk menjadi mahasiswa penerima beasiswa dari Pemerintah Kota Tangerang,” ujarnya.
Melalui dukungan pendidikan dan penguatan kompetensi, para lulusan diharapkan mampu melanjutkan pengembangan diri serta mengambil peran dalam menjawab tantangan sosial dan ekonomi di masa mendatang. (made)

















