SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Keselamatan pelajar saat berangkat dan pulang sekolah menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang. Salah satu upayanya dilakukan dengan membenahi fasilitas penyeberangan agar anak-anak sekolah tidak harus mengambil risiko saat melintasi jalan raya yang ramai kendaraan.
Terbaru, Dishub Kota Tangerang menuntaskan perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Daan Mogot, tepat di depan SMP Negeri 5 Kota Tangerang. Setelah cukup lama tidak dapat digunakan akibat kerusakan, fasilitas tersebut kini kembali dibuka untuk masyarakat.
Kembalinya fungsi JPO ini menjadi kabar baik bagi para pelajar. Mereka kini memiliki akses penyeberangan yang lebih aman saat menuju sekolah maupun pulang ke rumah, tanpa harus melintas langsung di tengah arus kendaraan Jalan Daan Mogot.

Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely, mengatakan perbaikan JPO tersebut telah selesai seluruhnya. Fasilitas itu kini sudah dapat dimanfaatkan kembali, terutama oleh para siswa SMPN 5.
“Alhamdulillah, proses revitalisasi JPO di depan SMPN 5 Kota Tangerang telah selesai 100 persen. Kini sudah dibuka untuk melayani masyarakat umum, khususnya para pelajar SMPN 5 Kota Tangerang agar bisa menyeberang Jalan Daan Mogot dengan aman dan nyaman,” ujar Suhaely, Senin (19/10/2026).
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Kota Tangerang Senin 19 Oktober, Cek Lokasinya
Menurutnya, keberadaan fasilitas penyeberangan yang layak sangat penting, terutama di kawasan sekolah. Sebab, pelajar merupakan salah satu kelompok pengguna jalan yang membutuhkan perhatian dalam aspek keselamatan.
Karena itu, pembenahan JPO tidak hanya bertujuan memperbaiki bangunan yang rusak, tetapi juga mengembalikan fungsinya sebagai jalur penyeberangan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Dalam revitalisasi tersebut, Dishub melakukan penggantian struktur pagar pembatas yang sebelumnya mengalami kerusakan. Perbaikan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menggunakan JPO tanpa khawatir terhadap kondisi fasilitas.
Selain itu, desain JPO juga mengalami penyesuaian dengan meniadakan bagian atap. Kebijakan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan fungsional sekaligus untuk mencegah penggunaan JPO sebagai tempat beristirahat atau hunian sementara yang dapat mengganggu kenyamanan pejalan kaki.
Suhaely berharap, setelah fasilitas tersebut kembali berfungsi, para pelajar dapat memanfaatkannya secara optimal. Penggunaan JPO menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat menyeberang langsung di badan jalan.
Upaya meningkatkan keselamatan pejalan kaki tidak berhenti pada perbaikan JPO di depan SMPN 5. Dishub Kota Tangerang juga menyiapkan revitalisasi dua fasilitas penyeberangan lainnya, yakni JPO Kota Ayodhya dan JPO Kebon Nanas di kawasan Cikokol.
Baca Juga: Fraksi PKB Dukung MUI Kota Tangerang, Minta Perwal Insentif Guru Ngaji Dievaluasi
Kedua JPO tersebut ditargetkan dapat direvitalisasi sebelum akhir 2026.
Pembenahan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang meningkatkan kualitas fasilitas penyeberangan, sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih aman saat beraktivitas di jalan raya.
Di sisi lain, Suhaely mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah diperbaiki. Menurutnya, sarana publik yang sudah dibangun dan dibenahi harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, termasuk para pelajar, untuk memanfaatkan JPO ini dengan sebaik-baiknya. Kami juga mengajak untuk saling menjaga, merawat, dan tidak merusak fasilitas umum yang baru saja selesai direvitalisasi ini,” tambahnya. (adv)

















