Sabtu, 7 November 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Perencanaan dan Penganggaran Pemprov Dianggap Lemah

Redaktur Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 30 Jul 2020 10:00 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Perencanaan dan Penganggaran Pemprov Dianggap Lemah

ILUSTRASI. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, SERANG—Fraksi-fraksi di DPRD Banten mengkritisi pengelolaan anggaran Pemerintah Provinsi Banten di tengah pandemi Covid-19. Perencanaan yang dianggap lemah hingga kebijakan strategis yang diambil dalam penyelamatan Bank Banten menjadi sorotan.

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Banten menilai masalah yang paling mendasar yang sangat berpengaruh pada asumsi kebijakan umum APBD tahun anggaran 2020 adalah masih lemahnya perencanaan penganggaran, dan kurangnya memahami persoalan yang ada ditengah-tengah masyarakat yang sedang dan akan terjadi. Selain itu, masalah lain yang juga sangat berpengaruh adalah masih terlalu lemahnya kapabilitas dan efektifitas Pemprov yang dirasakan selama ini. Akibatnya, banyak kegiatan yang kurang tepat sasaran, dan tidak maksimal direalisasikan, sehingga pada gilirannya menyebabkan besarnya Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) setiap tahun anggaran.

“Untuk itu, dalam rangka mengoptimalkan potensi anggaran untuk kepentingan pelayanan publik, maka perubahan APBD ini dalam hemat kami perlu dilakukan, dengan catatan substansi dari kebijakan perubahan APBD  tahun 2020 ini dalam rangka optimalisasi potensi anggaran, untuk pemenuhan tuntutan dan kebutuhan publik yang memiliki dampak langsung kepada kebutuhan dasar masyarakat, seperti pemulihan ekonomi, kesehatan, pendidikan dan pembangunan infrastruktur, serta sarana dan prasarana dasar lainnya,” kata Ketua Fraksi PAN Dede Rohana Putra, dalam pemaparannya saat paripurna pandangan fraksi terhadap nota pengantar Gubernur Banten terkait dengan APBD Perubahan 2020, Rabu (29/7).

Fraksi PAN lanjut dia, mempertanyakan asumsi yang membuat turunnya pendapatan daerah pada perubahan APBD tahun 2020 ini. Terlebih, tambah Dede, target pendapatan daerah juga mengalami penurunan dari target sebesar Rp12,6 triliun menjadi Rp10,4 triliun atau turun Rp2,1 triliun.

“Padahal salah satu fokus belanja daerah pada perubahan APBD 2020 sebagaimana disampaikan gubernur adalah dalam rangka peningkatan pajak daerah,” ujarnya.

Dede menambahkan, dari sektor retribusi daerah, Fraksi PAN merasa prihatin atas rendahnya estimasi pendapatan dari sektor ini. Penurunan target sebanyak 50 persen atau hanya Rp10,350 miliar dari target semula Rp20,7 miliar menggambarkan kualitas kinerja SKPD yang bersangkutan relatif rendah komitmennya untuk meningkatkan pendapatan dari sektor retribusi.

Baca Juga: Tekan Risiko Pupuk Palsu dan Langka, Pemprov Banten Perketat Pengawasan Kios Pertanian

“Maka kami meminta kepada Pemprov Banten untuk dapat memperbaiki asumsi pendapatan baik dari sektor pajak, terutama pos pajak kendaraan bermotor maupun dari sektor retribusi. Meskipun target tersebut menurut gubernur berdasarkan prognosis selama enam bulan kedepan,” jelasnya.

Fraksi PDI Perjuangan berpendapat, seyogyanya perubahan APBD Banten tahun anggaran 2020 merupakan salah satu bentuk manifestasi pemprov dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karenanya, upaya yang dilakukan harus berkaitan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, pengurangan pengangguran dan kemiskinan serta pengendalian inflasi untuk menjaga kesinambungan daya beli masyarakat.

BeritaTerbaru

Michelle Surjadi Raih Perunggu Olimpiade Remaja di Dakar

Sabtu, 7 Nov 2026 11:50 WIB

Pandeglang Bidik 5 Besar FORPROV II Banten

Sabtu, 7 Nov 2026 11:27 WIB

Warga dan RPM Pandeglang Amankan Dua Pembeli Obat Keras

Sabtu, 7 Nov 2026 10:20 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 7 Nov 2026 08:27 WIB

“Hal tersebut sejalan dengan dampak yang ditimbulkan dari wabah Covid-19 sebagaimana disampaikan gubernur bahwa dampaknya sangat luar biasa baik secara ekonomi, maupun sosial,” kata Juru Bicara PDIP, Jamin.

Pada sekor pertumbuhan ekonomi, lanjut Jamin, diperkirakan pada angka 0,5 – 1,5 persen, kemiskinan menjadi 5,75 persen dan pengangguran menjadi 9,15 persen. Namun dirinya tidak menemukan gambaran dalam struktur perubahan APBD 2020 dalam rangka menjawab atau mengantisipasi tidak tercapainya kinerja pembangunan Banten.

“Yang ada alih-alih terdapat gambaran dalam rangka tercapainya target kinerja. Upaya pemulihan ekonomi yang akan dilakukan dalam perubahan APBD 2020 pun tidak tergambarkan,” ujarnya.

Terhadap rencana penambahan penyertaan modal Pemerintah Daerah, Jamin berharap hal tersebut dapat dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Terakhir, Fraksi PDI Perjuangan meminta penjelasan Gubernur Banten akan realisasi program Jaminan Sosial untuk warga Banten terdampak Covid-19 (JPS), apakah sudah selesai 100 persen, mengingat empat fokus penganggaran pada perubahan APBD 2020 JPS sudah tidak menjadi fokus kegiatan lagi,” tanyanya.

Baca Juga: Gubernur Andra: Dana CSR Harus Tepat Sasaran

Lain halnya dengan Fraksi Nasdem-PSI. Melalui Juru Bicaranya Ria Mahdia, Nasdem- PSI menganggap untuk mewujudkan visi Banten haruslah didukung dengan daya saing yang kuat. Oleh karena itu, daya saing menjadi persoalan yang harus dihadapi dengan mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih siap.

“Dalam anggaran APBD perubahan tahun 2020 ini sangat penting kiranya mendukung kegiatan-kegiatan pengembangan ekonomi masyarakat. Kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pelatihan keterampilan ekonomi, seperti pengembangan produk lokal berbasis daerah,” katanya.

Program tersebut, harapnya, agar dapat dilaksanakan di APBD perubahan ini hingga akhir tahun 2020. Mengingat, sejak wabah Covid-19 melanda banyak masyarakat Banten yang kegiatan usahanya gulung tikar.

“Dengan adaya Silpa refocusing yang tidak terpakai, kami mendorong pemerintah daerah agar dapat mengalihkannya untuk kegiatan-kegiatan pengembangan ekonomi, terutama yang berhubungan dengan masyarakat,” harapnya.

Berbeda dengan Fraksi partai Golkar yang menyoroti masalah penambahan penyertaan modal Daerah ke dalam saham PT BGD untuk Bank Banten. Fraksi Golkar menyarankan agar Pemprov tidak gegabah dan memikirkan opsi penyelamatan Bank Banten dan Kas Daerah secara bersamaan dengan mekanisme Peraturan Pemerintah (PP) nomor 33 tahun 2020 tentang pelaksanaan kewenangan Lembaga Penjamin SImpanan (LPS) dalam rangka melaksanakan langkah-langkah penanganan stabilitas sistem keuangan.

“Kami menilai jika penyertaan modal dilakukan saat ini, tidak akan memenuhi kebutuhan penyehatan bank, bahkan akan memperbanyak daftar kerugian Pemprov Banten yang diakibatkan dari pengelolaan dan kondisi Bank Banten itu sendiri saat ini yang ditetapkan oleh OJK sebagai Bank Dalam Pengawasan Khusus (BDPK),” kata Juru Bicara Fraksi Golkar Kuswara.

Kuswara melanjutkan, persoalan mendasar yang dialami oleh Bank Banten saat ini adalah krisis likuiditas. Hal itu terjadi karena selain kondisi bank yang tidak sehat sejak awal, juga dikarenakan buruknya pengelolaan Bank Banten mulai dari kerugian, angka Non Perform Loans (NPL), pembelian surat berharga yang ceroboh, relokasi kantor yang inefesien dan lain sebagainya.

“Untuk itu kami meminta perlu dilakukannya audit terpercaya dalam rangka mengidentifikasi permasalahan mendasar dari manajemen Bank Banten itu sendiri, bukan justru Pemprov memberikan penambahan modal,” tegasnya. (rus/bnn/gatot)

 

Tags: anggarandprd bantenfraksipandemi covid-19pemprov bantenperencanaan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Headline

Mulai 2027, PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu

Sabtu, 7 Nov 2026 08:05 WIB
MENERIMA PIAGAM : Kepala BPKAD Banten Mahdani (kanan), menerima piagam penghargaan dari KI Banten. (ISTIMEWA)
Banten Region

BPKAD Banten Peringkat Kedua Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026

Jumat, 6 Nov 2026 21:21 WIB
DIAMANKAN -- Dua tersangka laka lantas di jalur Tol Serang - Panimbang, diamankan ke Mapolda Banten. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tersangka Kasus Tabrak Lari Personel PJR di Tol Serpan Ternyata Sepasang Kekasih

Jumat, 6 Nov 2026 21:13 WIB
Headline

Layanan RSUD Kota Tangerang Dinilai Buruk, Dinkes Digeruduk Mahasiswa

Jumat, 6 Nov 2026 20:37 WIB
Headline

AHY Dorong Kolaborasi Lintas Daerah Atasi Banjir di Kawasan Bandara Soetta

Jumat, 6 Nov 2026 17:58 WIB
Banten Region

Tekan Risiko Pupuk Palsu dan Langka, Pemprov Banten Perketat Pengawasan Kios Pertanian

Jumat, 6 Nov 2026 15:36 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Mari sukseskan Musabaqoh Tilawatil Qur Mari sukseskan Musabaqoh Tilawatil Qur Mari sukseskan Musabaqoh Tilawatil Qur
Selamat Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Tata Ruang dan Bangunan Selamat Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Tata Ruang dan Bangunan Selamat Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Tata Ruang dan Bangunan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Selamat Hari Jadi Koran Harian Satelit News Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang Selamat Hari Jadi Koran Harian Satelit News Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang Selamat Hari Jadi Koran Harian Satelit News Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang

Berita Pilihan

USBR Wisuda 458 Sarjana, Tantangan Era Digital Menanti

USBR Wisuda 458 Sarjana, Tantangan Era Digital Menanti

Minggu, 1 Nov 2026 13:25 WIB
Serapan Anggaran Rendah, OPD Kota Tangerang Disorot Dewan

Serapan Anggaran Rendah, OPD Kota Tangerang Disorot Dewan

Kamis, 5 Nov 2026 20:20 WIB
Wabup Lebak Soroti Dugaan Penyadapan

Wabup Lebak Soroti Dugaan Penyadapan

Kamis, 5 Nov 2026 15:50 WIB
SALURKAN HIBAH -- Pemkab Pandeglang salurkan hibah Rp3 Miliar, untuk ribuan MDT dan TPQ. (ISTIMEWA)

DPRD Pandeglang Minta Bantuan Hibah Tepat Sasaran dan Tepat Manfaat

Rabu, 4 Nov 2026 19:32 WIB
PENYERAHAN DANA HIBAH - Pemkab Pandeglang salurkan dana hibah untuk MDT dan TPQ. (ISTIMEWA)

Pemkab Pandeglang Salurkan Dana Hibah Rp3 Miliar Untuk MDT dan TPQ

Selasa, 3 Nov 2026 17:37 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.