Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

33 Anak Yatim Piatu di Kota Tangerang Positif Covid-19

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Jumat, 25 Sep 2020 10:10 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
33 Anak Yatim Piatu di Kota Tangerang Positif Covid-19

MENYAMBANGI PANTI ASUHAN : Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat menyambangi panti asuhan di Kecamatan Larangan, Kamis (24/9). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Klaster-klaster baru penyebaran Covid-19 bermunculan di Kota Tangerang. Setelah pesantren, pabrik, kantor dan keluarga, kini muncul klaster panti asuhan. Sebanyak 33 anak yatim piatu yang dirawat di salah satu panti asuhan dinyatakan positif Covid-19.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan anak-anak itu tertular salah satu pengasuhnya. Mereka terdiri dari 20 anak berusia di atas 15 tahun, 8 anak berusia di bawah 15 tahun dan 5 anak masih berumur di bawah 5 tahun. Terdapat 24 anak perempuan dan 9 laki-laki. Jika ditambah dengan sang pengasuh, maka  ada 34 pasien Covid-19 di panti asuhan yang terletak di Kecamatan Larangan tersebut.

“Ada klaster baru rumah yatim piatu. Informasinya sih dari salah satu pengasuhnya ada yang positif,” ujar Arief kepada wartawan, Kamis (24/9).

Menurut Arief, pengasuh dari rumah yatim tersebut, awalnya tidak mengetahui dirinya positif Covid-19 karena tanpa gejala. Sehingga, pengasuh itu tetap mengurus anak-anak serta menyebabkan mereka ketularan.

Arief menambahkan seluruh warga panti asuhan yang dinyatakan positif Covid-19 telah dipindahkan ke Puskesmas Jurumudi Baru untuk melakukan isolasi mandiri. Seluruh kebutuhan selama proses isolasi akan dipenuhi oleh Pemkot Tangerang.

Menurut Arief, Pemkot Tangerang bergerak cepat menjemput mereka yang positif Covid-19 agar tidak menyebar luas. Pemkot Tangerang juga melakukan tes usap terhadap penghuni panti asuhan tersebut.

Baca Juga: Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

“Semua penghuni panti sudah dites usap, baik pengurus maupun anak-anak yang tinggal. Atas dasar hasil swab yang kita lakukan, maka kita langsung bertindak cepat menjemput yang positif agar tidak menyebar luas,” ungkap Arief saat meninjau panti asuhan di wilayah Kelurahan Cipadu, Kecamatan Larangan tersebut, Kamis (24/9).

“Sisanya yang sebelumnya negatif dilakukan test swab ulang karena ada interaksi dengan penghuni panti selama menunggu hasil tes sebelumnya,”ujarnya.

BeritaTerbaru

Pabrik Pengolahan Karet di Batuceper Kebakaran, Petugas BPBD Kesulitan Air

Pabrik Pengolahan Karet di Batuceper Kebakaran, Petugas BPBD Kesulitan Air

Minggu, 13 Sep 2026 20:23 WIB
Aleksa Andrejic Bawa Persita Kalahkan Java United

Aleksa Andrejic Bawa Persita Kalahkan Java United

Minggu, 13 Sep 2026 19:31 WIB
Harta Kekayaan Saiful Milah, Ketua DPRD Kota Tangerang Terpilih Pengganti Alm Rusdi

Harta Kekayaan Saiful Milah, Ketua DPRD Kota Tangerang Terpilih Pengganti Alm Rusdi

Minggu, 13 Sep 2026 16:47 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim SAR Gabungan, melakukan pencarian rombongan wartawan yang hilang di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

Hari Keenam Pencarian, Tim SAR Gabungan Kembali Sisir Ribuan Mil Perairan Selat Sunda

Minggu, 13 Sep 2026 14:22 WIB

Arief juga mengimbau kepada seluruh pengurus panti asuhan yang ada di Kota Tangerang agar dapat menjaga kebersihan lingkungan panti serta mengurangi interaksi langsung dengan sesama penghuni panti maupun orang lain. “Perhatikan peralatan makan, ibadah harus milik masing – masing, makan bersama juga harus diperhatikan penyajiannya serta menjaga jarak dalam berinteraksi, dan juga selalu menggunakan masker,” pesan Arief.

Jumlah warga Kota Tangerang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.371 orang. Sebanyak 371 orang dalam perawatan, sembuh sebanyak 943 dan meninggal dunia 57 orang. Data itu dihimpun per Kamis (24/9).

Berdasarkan laporan analisis pada laman https://covid19.go.id/peta-risiko hingga 20 September, Kota Tangerang merupakan zona merah penyebaran Covid-19. Demikian juga Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan berdasarkan data per 20 September 2020, secara nasional kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia adalah sebanyak 8,4 persen.Provinsi Banten merupakan satu dari lima penyumbang kenaikan kasus tertinggi. Provinsi lainnya adalah Barat, Sulawesi Selatan, Riau, dan Papua.

Baca Juga: Gedong Tinggi Ciledug Dibongkar, Pemkot Tangerang Kaji Sisa Bangunan untuk Rekonstruksi

“Sedangkan jumlah kasus tertingginya berasal dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan,” ujar Wiku Adisasmito saat memberikan konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (24/9).

Selain itu, Prof Wiku juga menyebutkan tiga hal yang bisa menjadi penyebab kenaikan kasus baru Covid-19 yang terjadi beberapa hari ini. Penyebab pertama kenaikan kasus ini karena masyarakat belum disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Ini juga diperburuk dengan perilaku masyarakat yang masih berkerumun, sehingga meningkatkan risiko penularan.

“Seiring berjalannya waktu, kami melihat masyarakat semakin lengah dan mengabaikan protokol kesehatan,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat seolah tidak memiliki rasa empati terhadap pandemi. Ini masih terus saja terjadi, meskipun masyarakat saat ini sudah melihat banyaknya korban yang berjatuhan setiap harinya karena menjadi korban Covid-19.

Penyebab ketiga adalah karena sebagian masyarakat masih takut untuk melakukan testing, saat dirinya memiliki gejala. Ini disebabkan karena adanya stigma negatif di masyarakat dan ketakutan yang tinggi terkait biaya perawatan yang besar jika terbukti positif Covid-19.

“Di sini kami himbau masyarakat untuk tidak memandang negatif pada mereka yang positif Covid, karena penyakit ini bukan penyakit yang memalukan. Siapapun yang terkena Covid harus kita bantu dan kita sembuhkan,” jelas Prof Wiku.

“Dan tidak usah khawatir terkait biaya perawatan, karena seluruhnya ditanggung oleh pemerintah. Baik dengan BPJS atau tidak dengan BPJS,” lanjutnya.

Sementara itu, dalam kurun waktu enam bulan sejak awal Maret lalu, Covid-19 sudah mengakibatkan 10.105 jiwa meninggal dunia di Indonesia. Jumlah itu termasuk penambahan kasus kematian harian pada Kamis (24/9).

Artinya, dalam sehari ada 128 jiwa meninggal dunia karena Covid-19. Bahkan dalam sepekan ini angka kematian rata-rata selalu di atas 100 jiwa dalam sehari. Jumlah itu tentunya belum termasuk kematian yang merupakan pasien probable dengan kondisi berat namun belum diketahui apakah positif atau bukan sampai akhir kematiannya.

Sedangkan penambahan angka kasus positif harian juga masih tinggi. Data Kementerian Kesehatan, Kamis (24/9), dalam sehari bertambah 4.634 orang positif Covid-19. Sejauh ini total sudah 262.022 orang positif Covid-19 di tanah air.

Sebaran kasus positif juga kembali mencatat rekor tertinggi yakni 4.634 orang dalam sehari. Jumlah ini lebih tinggi dari angka kemarin yakni Rabu (23/9) 4.465 orang positif Covid-19.

Sebelumnya, rekor tertinggi terakhir bertambah 4.176 kasus pada Senin (21/9). Paling tinggi di atas empat ribu kasus juga sempat terjadi pada Sabtu (19/9). Yaitu 4.168 kasus harian positif.

Indonesia pernah juga mencatat rekor baru yakni 3.963 pada 16 September. Lalu Kamis (10/9) yakni sebanyak 3.861 kasus baru. Indonesia juga pernah mencapai kasus tertinggi pada 3 September sebanyak 3.622 kasus.

Sebaran kasus positif harian paling banyak masih terdapat di DKI Jakarta. Angka kesembuhan bertambah 3.895 orang dalam sehari. Kini sudah 191.853 orang sembuh dalam sehari. Dan sudah 494 kabupaten kota terdampak Covid-19. (irfan/jpg/gatot)

Tags: anak yatim piatuklaster barupandemi covid-19pemkot tangerangpositif covid-19psbb kota tangerangyatim piatu
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

LIFE JACKET : Tim SAR Gabungan menemukan life jacket di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Polda Banten Tegaskan Barang-barang Yang Ditemukan Bukan Milik Kapal Rombongan Wartawan

Minggu, 13 Sep 2026 14:10 WIB
Sekolah di Kota Tangerang Kembali Tatap Muka Usai PJJ Dampak Abu Vulkanik
Edukasi

Sekolah di Kota Tangerang Kembali Tatap Muka Usai PJJ Dampak Abu Vulkanik

Minggu, 13 Sep 2026 13:58 WIB
MENINJAU LOKASI GALIAN -- MendesPDT RI Yandri Susanto, meninjau lokasi galian pertambangan di Kabupaten Serang, Sabtu (12/9/2026). (SIDIK/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Mendes Yandri Sidak Galian Ilegal di Kragilan dan Langsung Ditutup

Minggu, 13 Sep 2026 13:33 WIB
Paramount Petals Dukung Turnamen Catur Se-Kabupaten Tangerang, Diikuti 150 Peserta
Kabupaten Tangerang

Paramount Petals Dukung Turnamen Catur Se-Kabupaten Tangerang, Diikuti 150 Peserta

Minggu, 13 Sep 2026 12:50 WIB
Kabupaten Tangerang

Cegah Balap Liar di Puspemkab Tangerang, Polisi Amankan Empat Motor

Sabtu, 12 Sep 2026 20:05 WIB
FIFGROUP Cabang Cikupa Perkuat Kepedulian, Lewat Donor Darah dan Edukasi Mengelola Keuangan Sejak Dini
Bisnis

FIFGROUP Cabang Cikupa Perkuat Kepedulian, Lewat Donor Darah dan Edukasi Mengelola Keuangan Sejak Dini

Sabtu, 12 Sep 2026 16:58 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara

Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara

Selasa, 8 Sep 2026 20:01 WIB
Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik

Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik

Senin, 7 Sep 2026 08:22 WIB

Culinary Day 2026 Hadir Meriahkan Tangerang 10K, 80 Tenant Siapkan Kuliner Khas Kota Tangerang

Kamis, 10 Sep 2026 18:50 WIB

Diduga Hirup Gas Beracun Saat Perbaiki Mesin Air, Warga Kab Serang Jatuh ke Sumur

Sabtu, 12 Sep 2026 11:53 WIB

Maulid Ath-Thohariyyah, Bupati Dewi Doakan 8 Orang Hilang di Anak Krakatau

Sabtu, 12 Sep 2026 18:40 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.