SATELITNEWS.ID, TIGARAKSA—Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menggandeng Badan Riset dan Sumber Daya Kelautan Perikanan, untuk mengembangkan larva lalat Black Soldier Fly (BSF)/ maggot di Kabupaten Tangerang, Selasa (17/11). Rencananya maggot tersebut akan dikembangkan menjadi industri yang memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.
“Kita bekerjasama untuk mengembangkan dan membuat industri maggot di Kabupaten Tangerang. Karena maggot ini banyak manfaatnya, bisa untuk mengurai sampah organik dan juga bisa bernilai ekonomis,” kata bupati di Ruang Solear Gedung Setda Kabupaten Tangerang ketika menerima kedatangan tim Riset.
Menurut Zaki, budidaya maggot di Kabupaten Tangerang saat ini cukup baik. Karena selain bernilai ekonomis, juga bisa untuk pakan ikan dan ternak dengan keunggulan proteinnya tinggi. Kemudian yang paling penting berguna untuk mengurai sampah organik.
“Sudah berbagai macam upaya untuk segera melakukan inovasi mengurangi sampah. Mudah-mudahan mungkin nanti (maggot), bisa benar-benar ikut jadi bagian dari mata rantai pengelolaan dan pemusnahan sampah di Kabupaten Tangerang melalui maggot ini,” kata bupati.
Sementara itu, Rini perwakilan dari Badan Riset, dan Sumber Daya Kelautan Perikanan menyampaikan, bagaimana perkembangan maggot saat ini. Menurutnya, produk (maggot) yang dihasilkannya bisa sebagai sumber ekonomi, dalam hal ini untuk mendorong pengembangan budidaya ikan. Kata dia, maggot bisa diproduksi dari hasil inovasi peneliti dan dari bahan baku sampah.
“Harapan kami, Bapak Bupati bersedia mengembangkan manggot, karena ini penting sebagai sirkulasi ekonomi ke depannya. Di sini bisa menjadi salah satu project-nya. Kami melihat disini juga potensi pengembangan perikanan sangat mendukung, baik itu perikanan untuk konsumsi maupun ikan hias,” terangnya. (aditya)
Baca Juga: Pendataan Sensus Ekonomi di Tangerang Selatan Hampir Tuntas
























