SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Aplikasi Sistem Informasi Managemen (SIM) Aparatur Sipil Negara (ASN) milik Pemkot Tangerang dilirik wilayah lain di Indonesia. Lantaran aplikasi ini sudah langsung terintegrasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Tangerang, Heryanto mengatakan, melalui aplikasi ini dapat mempermudah Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pegawai untuk memperoleh informasi ihwal kepegawaian. Sehingga sejak diciptakan pada 2015 lalu aplikasi ini langsung menjadi percontohan.
“Pada dasarnya setiap wilayah di Indonesia telah menggunakan aplikasi SIM ASN ini. Tapi, milik Kota Tangerang banyak yang menjadi acuan sehingga banyak diadobsi oleh berbagai wilayah di kabupaten dan kota di Indonesia,” ujarnya, Kamis, (26/11).
Heryanto menjelaskan para ASN atau pegawai tidak perlu lagi ke kantor BKPSDM membawa banyak dokumen untuk memperoleh informasi. Mereka hanya cukup mengaksesnya melalui sistem yang telah disediakan.
Selain menyajikan data dan informasi SIM ASN itu bertujan untuk memudahkan dalam layanan administrasi kepegawaian. Misalnya kepegawaian seperti pengajuan izin belajar hingga kenaikan pangkat. “Jadi tidak perlu lagi membawa dokumen ke kantor kami, mereka cukup mengaksesnya secara sistem. Bahkan bisa untuk mengajukan naik pangkat,” katanya.
Menurut dia, aplikasi SIM ASN ini menampung data bersifat paperless. Artinya, data yang ditampung oleh SIM ASN ini bersifat elektronik.
Baca Juga: Alih Status PPPK, Disdik Lebak: Bisa Dongkrak Mutu
“Tapi tentu keaslian data juga kita lihat. Apalagi yang kita minta ini dokumen asli yang bersangkutan. Jadi dokumen yang bersifat fisik sudah tidak dibutuhkan lagi untuk layanan kepegawaian tadi,” ucapnya. Heryanto mencontoh, jika terdapat pegawai yang mengajukan kenaikan pangkat maka Dinas atau UPT terkait hanya perlu mengajukan lewat aplikasi saja.
“Misalnya si pegawai mau mengajukan kenaikan pangkat masing – masing dinas mengajukan by sistem, nah BKPSDM ini sebagai pengelola atau verifikator. Data yang masuk juga sudah dapat dilihat dan rincian persyaratan seperti dokumen SK CPNS itu sudah berbentuk dokumen elektronik,” ucapnya.
Dia menambahkan, aplikasi ini sengaja dibentuk agar tidak menyulitkan SKPD ataupun dinas dalam mengurus dokumen kepegawaian.
“Ini memudahkan pegawai agar tidak ribet membawa dokumen. Itu (sulit mengurus dokumen) sudah tidak ada di Kota Tangerang. Kita sudah melakukan ini sejak 2015 dan semua data aman disini kita di backup sama dinas Kominfo dalam hal infrastruktur sistem,” ucapnya. (irfan/made)
























