SATELITNEWS.ID, SERPONG– Seorang warga Tangerang Selatan yang bekerja di salah satu rumah sakit di Salemba Jakarta Pusat, Andhiko (35) bersama istri dan anaknya terpapar Covid-19. Mereka pun menjalani masa lerawatan medis dan isolasi di Rumah Lawan Covid-19 (RLC-19) Kota Tangsel.
Dia menuturkan, dirinya terinfeksi Covid-19 usai melakukan pertemuan keluarga besarnya. Meski seharinya berkegiatan di RS tersebut, ia menilai dirinya terinfeksi Covid-19 melalui keluarga tercintanya itu. “Kebetulan ini hasil rapid keluarga besar saya, artinya orang tua saya itu yang reaktif terutama,” ujarnya di RLC-19, Minggu (29/11/2020).
“Lalu berangkat dari rapid dilakukan swab ternyata ibu saya positif, tapi untuk bapak dan adik-adik saya semua negatif,” sambung dia.
Kebetulan di kantor tempatnya bekerja, temen-temannya yang satu ruangan dengan dia dilakukan swab test namun hasilnya negatif. Dari situlah dia berkesimpulan bahwa dirinya terpapar dari keluarga.
Mendapati dirinya terpapar Covid-19, ia pun memutuskan untuk melakukan swab test kepada sang istri dan anaknya. Benar saja, virus tersebut telah menyebar kepada sang istri dan anak hingga keluarga itu pun harus menjalani masa isolasi dan perawatan medis di RLC Kota Tangsel.
“Ini saya bersama keluarga dengan istri dan kedua orang anak saya. Kalau istri memiliki gejala, tapi kalau anak-anak enggak ada,” jelasnya.
Andhiko mengatakan sebelum dirujuk ke RLC Kota Tangsel, dirinya sempat menjalani perawatan medis di RSU Kota Tangsel. Masa perawatan di RSU Kota Tangsel dijalani Andhiko akibat hilangnya indera penciuman dan perasa.
Tak lama, Andhiko pun dapat dirujuk ke RLC Kota Tangsel karena kondisinya yang terus membaik saat menjalani perawatan medis di RSU Kota Tangsel.
“Waktu itu ada gejala kira-kira mulai dari tanggal 2 November (2020), kondisi tubuh tidak enak, badan sakit, lalu muncul batuk pilek radang tenggorokan serta diare, lalu saya melakukan swab test pertama pada 12 November, keluar hasil tanggal 13 November dan dinyatakan positif,” kata Andhiko.
“Kemudian sekitar delapan hari saya di rumah sakitnya. Di sini (RLC Kota Tangsel-red) lima hari,” lanjutnya.
Semangat untuk dapat sembuh pun terus ditunjukkan Andhiko bersama sang istri dan anaknya.
Semangat itu pun berbuah hasil baik bagi Andhiko bersama sang keluarga tercinta, karena mereka dapat kembali pulang dan melangsungkan aktifitas seperti biasanya seusai dinyatakan sembuh dari infeksi Covid-19. (jarkasih)