SATELITNEWS.ID, SERANG–Cucu Pahlawan Nasional asal Banten, Brigjen KH Syamun, yang juga mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al Khairiyah KH Hikmatullah Ahmad Syamun, tutup usia. Almarhum dikebumikan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Balung, Citangkil, Kota Cilegon.
Ketum PB Al Khairiyah Ali Mujahidin berharap, kepada masyarakat Banten khususnya dan umumnya masyarakat Indonesia, mohon dibukakan pintu maaf untuk almarhum. “Semasa hidupnya, beliau (Alm. KH Hikmatullah Ahmad Syamun,red) berinteraksi dengan banyak orang, oleh karenanya mohon dimaafkan atas segala khilaf dan kesalahannya,” kata Ali Mujahidin, yang ditemui di Kampus Al Khairiyah, Citangkil, usai pemakaman, belum lama ini.
Pria yang akrab disapa Haji Mumu ini mengatakan, almarhum meninggal dunia pada usia 69 tahun, setelah sebelumnya mengalami serangan jantung. Cucu pahlawan nasional tersebut, meninggal pada Kamis (31/12/2020) malam, di RSUD Banten, Kota Serang dan dikebumikan pada Jumat (1/1/2021) lalu.
“Semoga seluruh amal baik almarhum diterima Allah SWT, seluruh khilaf dan kesalahannya diampuni-NYA dan mendapat tempat terbaik di sisi-NYA, serta Husnul Khotimah,” ujar pria, yang juga masih sepupu almarhum itu.
Menurutnya, pihaknya akan menyampaikan berita duka ini kepada seluruh cabang Al Khairiyah, yang tersebar di Banten dan sejumlah daerah di Indonesia. Sekaligus meminta, agar Solat ghaib dilakukan untuk almarhum.
Untuk diketahui, Al Khairiyah adalah Perguruan Islam yang didirikan Brigjen KH Syamun pada masa perjuangan melawan kolonial Belanda, di Cilegon, sekitar tahun 1928 silam. Dalam perjalannya, Al-Khairiyah di bawah kepemimpinan almarhum, diinisiasi menjadi organisasi massa (Ormas) Islam dan inisiasi tersebut terwujud di bawah kepemimpinan Haji Mumu saat ini.
Baca Juga: Bayi Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Depan Klinik Amalia Pondok Aren
Al Khairiyah, kini memiliki banyak cabang di sejumlah daerah di Indonesia, kepengurusan cabang Al Khairiyah merupakan pondok-pondok pesantren dan sekolah-sekolah madrasah. Di pusatnya, Al Khairiyah yang kini sedang merintis mendirikan sebuah Universitas, memiliki pondok pesantren dan lembaga pendidikan baik madrsah maupun umum, dari tingkat PAUD hingga Perguruan Tinggi (PT).
Presiden RI Joko Widodo, sempat berkunjung ke Pusat Al Khairiyah di Citangkil, Kota Cilegon, saat membuka Muktamar Al Khairiyah. Haji Mumu terpilih menggantikan almarhum.
Untuk diketahui, Brigjen KH Syamun sebagai pendiri Al Khairiyah telah dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional asal Banten, oleh Presiden Jokowi pada tahun 2019 lalu. (sidik/mardiana)
























