SATELITNEWS.ID, SERANG–Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Serang, drg. Agus Sukmayadi mengaku, sudah siap menerima Vaksin Covid-19. Namun katanya, sampai saat ini pihaknya masih menunggu informasi resmi kapan distribusi vaksin tersebut dilakukan.
Karena katanya, Dinkes Kabupaten Serang belum menerima informasi dari Dinkes Provinsi Banten, terkait distribusi vaksin Covid-19. Informasi yang didapat, tahap awal rencana vaksinasi akan dilakukan kepada seluruh tenaga kesehatan (Nakes) yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta dan TNI-Polri.
“Kami menunggu informasi resmi. Soal kesiapan untuk menerima vaksin, kami siap,” kata Agus, Senin (4/1).
Katanya, sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) maupun Satgas Pusat, tahap awal vaksinasi akan dilakukan terhadap seluruh tenaga kesehatan yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.
Menurutnya, tenaga kesehatan yang sudah terdaftar melalui sistem informasi Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan Kemenkes, nantinya akan menerima pemberitahuan langsung kepada yang bersangkutan. “Jadi akan diinformasikan, kapan dan dimana yang bersangkutan akan menerima pemberian vaksin. Vaksinnya gratis,” tuturnya.
Dikatakannya pula, untuk tahap awal ada sekitar 300 sampai 4000 orang tenaga kesehatan dan tenaga penunjang, yang akan divaksinasi. Vaksinasi ini, rencananya akan dilaksanakan pada bulan Januari. “Tapi kita masih menunggu info dari pusat. Menurut informasi dari beberapa media massa, kan diawali pemberian vaksin bagi para pejabat di pusat, terus nanti dilanjukan di daerah. Tapi kalau untuk pimpinan daerah, kami belum memperoleh informasi. Yang pasti seluruh tenaga kesehatan dulu,” terangnya.
Baca Juga: Rumah Sehat Wahana, Bukti Komitmen WAG Beri Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Disinggung mengenai upayanya agar masyarakat atau tenaga kesehatan tidak menolak untuk divaksin, ia mengaku, sudah melakukan sosialisasi secara instensif. “Mudah – mudahan, sebagai tenaga kesehatan memperoleh informasi yang benar dan detail tentang vaksin,” ujarnya.
Terkait kasus penyebaran Covid-19, ia menyebut, temuan kasus Covid-19 cukup tinggi dengan positif rate diatas 7 persen. “Jadi kami berharap, masyarakat betul-betul memahami dan mematuhi, serta berupaya melakukan pencegahan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat,” imbuhnya. (sidik/mardiana)
