SATELITNEWS.ID, SEPATAN—Polsek Sepatan dan Trantib Kecamatan Sepatan membubarkan kompetisi sepak bola antar desa di Kecamatan Sepatan, Senin (11/1). Kompetisi dibubarkan karena diduga telah melanggar protokol kesehatan dimasa PSBB.
Kepala Seksi Trantib Kecamatan Sepatan, Herman mengatakan, untuk meminimalisir penyebaran virus corona dan mematuhi Perbup 54 Tahun 2020 Tentang PSBB, pihaknya bersama Anggota Kepolisian Sektor Sepatan melakukan pembubaran atau penertiban anacara kompetisi sepak bola antar desa.
“Karena kami ingin semua masyarakat patuh pada peraturan yang sudah diinformasikan oleh Bupati Tangerang, dan bisa memerangi wabah ini secara bersama-sama,” tegasnya.
Menurut Herman, pihaknya tidak melarang masyarakat melakukan aktivitas positif, hanya saja saat ini masih dalam masa Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB). Dia meminta kepada masyarakat untuk mengerti dan bersabar, untuk mengurangi sebagian aktivitasnya. Pasalnya, saat ini kegiatan masyarakat yang menimbulkan kerumunan harus dibatasi, jika tidak akan menyulitkan upaya penanggulangan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tangerang.
“Ini semua demi kebaikan kita dan masyarakat pada umumnya, saya harap masyarakat mau memahami,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Desa kayu Bongkok membenarkan bahwa adanya pembubaran kompetisi sepak bola diwilayahnya. Katanya, terkadang masyarakat sulit untuk diberi tahu agar tidak membuat kerumunan. Maka dari itu, dia juga meminta agar dari pihak Kecamatan, Polsek, dan Koramil terus melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat, agar lebih mematuhi protokol kesehatan.
Baca Juga: Buron Pencuri Rumah Kosong Diciduk di Kota Tangerang
“Iya benar. cuma terkadang masyarakat suka bandel. Saya sudah memberitahukan agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” pungkasnya. (alfian/aditya)
























