SATELITNEWS.ID, SERANG–Isu ketidakharmonisan kepemimpinan duet ‘Aje Kendor’ yang kembali berhembus pasca-pelantikan Sekda Kota Serang, dibantah oleh Walikota Serang, Syafrudin.
Menurutnya, hubungannya dengan Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin, baik – baik saja. Bahkan menurutnya, tidak ada yang berubah sejak pencalonan mereka pada 2018 lalu. “Itu isu saja, isu yang tidak benar. Bagaimana bisa kami tidak harmonis,” kata Syafrudin, saat ditemui oleh awak media di Puspemkot Serang, Selasa (12/1).
Terkait dengan ketidakhadiran Subadri saat pelantikan Sekda Kota Serang, Syafrudin menegaskan, seluruh pihak diundang. Bahkan menurutnya, Subadri merupakan orang yang masuk dalam daftar urutan pertama yang diundang.
Kendati demikian, Syafrudin menduga ketidakhadiran Wakilnya tersebut lantaran Subadri sedang tidak ada di kantor atau di rumahnya. Sehingga tidak tahu menahu, akan dilakukan pelantikan Sekda, Jumat lalu. “Mungkin kan pak Wakil tidak ada di tempat, di kantor, maupun di rumahnya, atau mungkin berhalangan. Teknisnya ada di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Kalau saya inginnya semuanya hadir,” tuturnya.
Syafrudin juga mengklaim, dalam penentuan Sekda Kota Serang, pihaknya telah melibatkan seluruh pihak yang berkaitan termasuk Wakil Walikota Serang. “Semuanya juga kami libatkan, sebelumnya juga beliau (Wakil Walikota,red) sudah tahu,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, buruknya komunikasi kepemimpinan duet ‘Aje Kendor’ disayangkan oleh partai pengusung. Hal tersebut dinilai sangat merugikan, baik bagi pasangan Syafrudin-Subadri maupun bagi masyarakat Kota Serang.
Baca Juga: Lantik 4 Pejabat Eselon II, Bupati Dewi: Berikan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat
Ketua DPC PPP Kota Serang, Uhen Juhaeni mengatakan, ia sangat menyayangkan dan prihatin dengan kondisi tersebut. Apalagi baru-baru ini, diketahui Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin, tidak tahu akan ada pelantikan Nanang Saefudin menjadi Sekda Kota Serang.
“Tentu sebagai partai pengusung, kami sangat prihatin terkait pemberitaan Wakil Walikota Serang tidak hadir dalam pelantikan Sekretaris Kota Serang,” ujarnya, saat ditemui di kantor DPC PPP Kota Serang.
Padahal menurutnya, Sekda merupakan salah satu jabatan yang sangat penting. Sehingga ketika jika benar Wakil Walikota Serang tidak hadir dalam pelantikannya, ia mencurigai adanya ketidakharmonisan dalam kepemimpinan ‘Aje Kendor’ itu.
“Patut dicurigai, sejauh mana harmonisasi antara Walikota dan Wakilnya. Saya sampai sekarang belum tahu apakah ini kesalahan dari Wakil Walikota, atau kesalahan dari Humas Pemkot Serang,” terangnya.
Bahkan Uhen mengaku, dirinya curiga Wakil Walikota tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan pada penentuan Sekda Kota Serang. Kendati hal tersebut memang hak prerogatif Walikota, namun seharusnya tetap melibatkan Wakil Walikota. (dzh/bnn)
























