SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) kembali meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Perhargaan tersebut diraih pada kategori Festival Monolog Virtual (Fesmov) terbanyak dengan 291 peserta.
Penghargaan tersebut langsung diterima oleh Rektor UMT Ahmad Amarullah saat festival monolog virtual yang berlangsung di Aula Jenderal Sudirman, Kampus UMT, Cikokol, Minggu, (24/01). “Rekor MURI ketiga ini dalam kategori penampilan para peserta dalam mengikuti festival monolog virtual terbanyak diikuti 291 peserta. Lalu membutuhkan waktu untuk penjurian sampai 21 hari oleh para juri tingkat nasional di bawah Rendra dan beberapa ahli cinemax,” ujar Amarullah.
Festival yang diprakarsai oleh mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ini menampilkan kesenian. Mulai dari teater hingga musik. Bagi Amarullah, penghargaan rekor MURI yang ketiga kalinya diraih UMT ini merupakan suatu pencapaian.
“Saya kira ini pencapaian yang dipersembahkan FKIP kepada khalayak umumnya dan UMT khusunya yang tentu dalam rangka membangun kreatifitas dan inovasi di tengah pandemi, untuk menemukan metode pembelajaran yang disajikan secara aktif, kreatif, inovasi, efektif dan menyenangkan,” jelasnya.
Penyelenggaraan festival monolog ini juga membuka kemampuan para mahasiswa FKIP sebagai calon guru, agar nanti menyajikan pembelajaran yang berangkat dari hati, sehingga kelas menjadi hidup. “Tujuan pembelajaran tercapai dalam rangka membangun dan mencerdaskan generasi bangsa. Insya Allah dari sini guru yang nanti akan lulusan UMT siap terjun dalam pengembangan profesinya sebagai pendidikan dirindukan oleh seluruh siswa siswinya,” jelasnya.
Diketahui, UMT sudah tiga kali meraih penghargaan dari MURI selain Fesmov ini. Dua penghargaan lainnya didapat pada 2020 lalu yakni sosialisasi protokol kesehatan dan prosesi wisuda secara virtual terbanyak.
Dekan FKIP UMT, Enawar mengatakan pihaknya akan terus mengembangkan kesenian. Terutama teater. Menurut dia, hal ini merupakan simbol dalam meningkatkan kepekaan sosial. “Lewat teater kita diajarkan kepekaan. Melatih mental dan berekspresi yang baik,” ujarnya.
Pendiri MURI, Jaya Suprana mengapresiasi raihan UMT ini. Diharapkan seluruh civitas akademika terus kreatif dan inovatif dalam memajukan pendidikan di Indonesia. “Kreatifit dan inovatif tentunya sangat dibutuhkan apalagi di tengah masa pandemi Covid-19,” pungkasnya. (irfan/made)